Breaking News:

Penembakan Alphard di Solo

Pengakuan LJ Penembak Alphard di Solo, Aset Pelaku Dilelang Rp 10 M Korban Dianggap Utang Rp 16 M

Polresta Solo ungkap motivasi tersangka LJ yang melakukan penembakan mobil Alphard warna hitam milik korban I beberapa hari lalu.

Penulis: Muhammad Sholekan | Editor: galih permadi

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Polresta Solo ungkap motivasi tersangka LJ yang melakukan penembakan mobil Alphard warna hitam milik korban I beberapa hari lalu.

Kapolresta Solo, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak menyampaikan, dari hasil penyidikan oleh Satreskrim Polresta Solo didapatkan motivasi penembakan.

"Sekira pada Tahun 2008 tersangka LJ mengagunkan aset tanah dan bangunannya ke bank.

Baca juga: Respons Ganjar Soal Ratusan Siswa SMK Negeri Jateng di Semarang Dinyatakan Positif Corona

Baca juga: Geger Orang Gila Suka Ciumi Anak Kecil di Gunungpati Semarang Bikin Warga Geram

Baca juga: BREAKING NEWS: Ratusan Siswa SMK Negeri Jateng di Semarang Positif Covid-19, Jadi Klaster Baru

Baca juga: Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, 3 Tewas Kecelakaan Elf Terbakar di Tol, Sopir Hilang Kendali

Kemudian karena tidak bisa membayar kewajiban angsuran ke bank, lalu oleh bank dilakukan lelang," ucap Ade dalam konferensi pers di Halaman Mapolresta Solo, Jumat (4/12/2020).

Lelang pada  saat itu, lanjut Ade, dimenangkan oleh saksi korban I senilai Rp 10 Miliar.

"Selanjutnya tersangka melalui beberapa rekan-rekannya, mendapatkan informasi apabila bahwa aset tersbeut sebenarnya bisa bernilai Rp 26 Miliar.

Ini lah yang kemudian diklaim oleh tersangka sebagai hutang," ungkapnya.

Tersangka merasa korban masih mempunyai hutang sebanyak Rp 16 Miliar.

"Padahal dengan diagunkannya aset milik tersangka dan kemudian dimenangkan oleh korban hubungan itu sudah tidak ada," tandasnya.

Masih Keluarga

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved