Berita Semarang
Disbudpar Kota Semarang Tak Targetkan Kunjungan Wisatawan di Libur Akhir Tahun 2020
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang tidak memiliki target khusus terkair jumlah wisatawan yang datang ke Semarang pada libur akh
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: muh radlis
Disbudpar telah membenahi sejumlah fasilitas di Taman Lele menggunakan dana hibah dari Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
"Taman lele kami buka karena dengan menambah tempat wisata baru harapannya masyarakat tidak terkonsentrasi di satu tempat tapi kerumunan akan terpecah," ujarnya.
Di sisi lain, Iin juga meminta kepada seluruh tempat hiburan untuk menerapkan protokol kesehatan ketat.
Hasil rapat bersama Forkopimda, aktivitas usaha saat tahun baru tetap boleh beroperasi, namun dilarang menggelar perayaan.
Pengelola tempat hiburan harus tetap memperhatikan Perwal 57/2020 tentang pembatasan kegiatan masyarakat (PKM).
"Penerapan protokol kesehatan menjadi tanggung jawab masing-masing pengelola.
Kami sudah menambah petugas.
Mereka nanti akan memantau tempat-tempat hiburan," tambahnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Paguyuban Entertainment Kota Semarang (Pagersemar), Fic Indarto menyampaikan akan mengikuti aturan Pemerintah Kota Semarang.
"Kami mengikuti aturan. PKM masih berlanjut, outlet boleh buka maksimal sampai jam 23.00.
Sebetulnya tahun baru bukan perayaan buat pelaku hiburan seperti karaoke.
Namun, pagersemar mengerti untuk tidak merayakan tahun baru nanti," ungkapnya.
Lebih lanjut, Indarto menuturkan, Pemerintah Kota semarang telah memberikan pengarahan kepada seluruh anggota Pagersemar untuk mengikuti CHSE (Cleanlines Healty Sustainability Enveronmantally).
Pelatihan ini menjadi bekal semua outlet tempat hibutan agar dapat mengikuti CHSE guna menyiapkan perilaku new normal di industri hiburan. (eyf)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kepala-disbudpar-kota-semarang-indriyasari-lllll.jpg)