Jumat, 5 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Internasional

Setelah Insiden Pesta Miras di Makam Nabi Musa, Aktivis HAM Minta Pelaku Dibebaskan

Sejumlah kelompok hak asasi manusia (HAM) menyerukan agar Otoritas Palestina membebaskan Samaa Abdulhadi, seorang DJ yang terkenal dengan julukan 'rat

Tayang:
Editor: m nur huda
AFP
Kompleks makam Nabi Musa sekitar 10 km utara Laut Mati. 

Dia mengatakan, pihak berwenang seharusnya "mengkategorikan dan menetapkan lokasi wisata".

Perdana Menteri (PM) Palestina, Mohammed Shatyyeh, membentuk komite untuk menyelidiki insiden tersebut.

Pada Selasa (29/12), Otoritas Palestina menolak permintaan jaminan dari Abdulhadi dan memperpanjang penahanannya selama 15 hari.

Keluarga Abdulhadi mengatakan kepada BBC bahwa mereka berharap komite penyelidikan dapat merilis temuannya itu pada Rabu (30/12) atau Kamis (31/12).

Sejak Maret, Otoritas Palestina telah menetapkan kembali aturan keadaan darurat nasional selama 30 hari di Tepi Barat untuk mengendalikan wabah virus corona di sana.

Para kritikus menyatakan keprihatinan atas pembatasan yang diberlakukan pada kebebasan berekspresi di bawah aturan tersebut.

Kompleks masjid Nabi Musa di daerah yang dididuki Tepi Barat.
Kompleks masjid Nabi Musa di daerah yang dididuki Tepi Barat. (Getty Images)

Para pejabat Palestina mengecam keras pesta yang digelar di satu tempat suci, yang diyakini sebagai makam Nabi Musa di kawasan pendudukan Tepi Barat, pada Sabtu (26/12) malam.

Di area makam tersebut juga terdapat masjid.

Sejumlah pejabat mengatakan "bagaimana mungkin pelanggaran di masjid, di tempat suci dibiarkan?".

Video yang beredar di media sosial memperlihatkan anak-anak muda Palestina dan Arab yang menjadi warga Israel menari dengan irian musik techno bervolume keras dan minum alkohol.

Disc jockey (DJ) kenamaan Palestina, Sama Abd al-hadi, dilaporkan telah ditahan.

Perdana Menteri Palestina, Mohammad Shtayyeh, sudah membentuk tim untuk menyelidiki insiden ini.

Pemerintah Palestina sendiri membantah mengeluarkan izin pesta.

  • Suara warga Palestina di Tepi Barat: 'Saya susun 10 bata saja, pasti akan dihancurkan oleh Israel'
  • Bos Chelsea danai organisasi Israel yang dituduh usir keluarga-keluarga Palestina
  • PBB: Israel gunakan kekuatan tidak sepatutnya terhadap warga Palestina
  • Menyusul insiden itu kementerian dalam Otorita Palestina saling menyalahkan. Kemeneterian Pariwisata menuding Kementerian Agama yang menyanggah mengetahui di masjid tersebut diadakan pesta.

Juru bicara Otorita Palestina, Ibrahim Milhem, mengatakan pihaknya sangat marah dengan insiden yang terjadi di kompleks Masjid Nabi Musa.

Penasihat Presiden Palestina Mahmoud Abbas untuk masalah keagamaan, Mahmoud al-Habbash, juga marah dan kecewa atas pesta tersebut.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved