Breaking News:

Berita Internasional

Setelah Insiden Pesta Miras di Makam Nabi Musa, Aktivis HAM Minta Pelaku Dibebaskan

Sejumlah kelompok hak asasi manusia (HAM) menyerukan agar Otoritas Palestina membebaskan Samaa Abdulhadi, seorang DJ yang terkenal dengan julukan 'rat

Editor: m nur huda
AFP
Kompleks makam Nabi Musa sekitar 10 km utara Laut Mati. 

TRIBUNJATENG.COM - Sejumlah kelompok hak asasi manusia (HAM) menyerukan agar Otoritas Palestina membebaskan Samaa Abdulhadi, seorang DJ yang terkenal dengan julukan 'ratu musik tekno Palestina'.

Abdulhadi ditahan pada Minggu (27/12) setelah dia memandu sebuah pertunjukan di kompleks makam Nabi Musa di Tepi Barat—tempat suci umat Muslim, yang juga terdapat masjid dan hostel.

Dia mengaku sudah mengantongi izin dari Kementerian Pariwisata untuk membuat sebuah film yang menyertakan adegan pesta musik tekno.

Baca juga: Muncul Gas Misterius di Pekarangan Rumah Warga Popongan Karanganyar

Baca juga: Tiduri Istri Teman Malah Terpergok Anak, Akhirnya Ditangkap Warga & Dimandikan Air Sungai

Baca juga: Hasil Liga Spanyol Real Madrid vs Celta Vigo: 2 Gol Tak Berbalas, Los Blancos Kini Puncaki Klasemen

Baca juga: Marinir Gadungan Nikahi Janda Kaya Sukabumi, Atribut TNI Beli di Pasar Senin Jakarta

Tapi sejumlah umat Muslim Palestina mengatakan acara tersebut "kurang ajar".

Kompleks itu diyakini sebagai lokasi yang menampung makam Nabi Musa.

Samaa Abdulhadi mengatakan dia sudah mengantongi izin dari kementerian pariwisata untuk melakukan acara ini.
Samaa Abdulhadi mengatakan dia sudah mengantongi izin dari kementerian pariwisata untuk melakukan acara ini. (AFP)

Insiden tersebut telah memicu ketegangan sosial yang tercermin di media sosial.

Beberapa orang berkomentar bahwa merasakan "tersinggung" dengan musik tekno yang dimainkan di tempat suci, meskipun pada kenyataannya Abdulhadi sudah mengantongi izin.

Sementara yang lainnya menyerukan agar kebebasan berekspresi dijunjung, serta harapan adanya keberagaman di dalam populasi Palestina.

Kalangan aktivis yang menyerukan pembebasan Abdulhadi memulai petisi online yang telah dibubuhi tanda tangan puluhan ribu orang.

Kompleks makam Nabi Musa sekitar 10 km utara Laut Mati.
Kompleks makam Nabi Musa sekitar 10 km utara Laut Mati. (AFP)

Sementara itu, mereka yang mengutuk aksi DJ Abdulhadi menggelar salat di dekat masjid Nabi Musa.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved