Breaking News:

Berita Pekalongan

Harga Cabai Rawit di Pekalongan Meroket Tembus Rp 80 Ribu per Kilogram

Harga cabai rawit di Pasar Induk Kajen, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah melonjak hingga tembus Rp 80 ribu per kilogramnya.

"Memang beberapa hari yang lalu, ramai berita cabai yang disemprot dan kami dari pedagang was-was. Tapi, kalau di Pasar Induk Kajen saat itu belum ditemukan," katanya.

Sementara itu, Ani Fadhiatul (40) pembeli cabai rawit merah mengatakan, awal tahun 2021 harga cabai tinggi sekali, saat ini harganya capai Rp 80 ribu perkilogram.

"Bulan Desember masih sekitar Rp 16 ribu hingga Rp 20 ribu perkilogram. Sekarang, capai Rp 80 ribu perkilogram," kata Ani.

Adanya kenaikan harga, mengurangi pembelian cabai.

"Biasanya beli cabai 1 kg, sekarang jadi 1,5 kg," imbuhnya.

Terpisah, Kapolsek Kajen Iptu Isnovim mengatakan, pihaknya sengaja turun langsung ke Pasar Induk Kajen untuk antisipasi beredarnya cabai yang dicat dan diperjualbelikan ke konsumen.

"Tindakan itu sangatlah merugikan konsumen dan melanggar hukum," kata Iptu Isnovim. 

Dari hasil pantauan, di Pasar Induk Kajen tidak ditemukan kejadian tersebut.

"Alhamdulillah, dari hasil pantauan di Pasar Induk Kajen tidak ada cabai yang dicat. Hanya saja, informasi dari pedagang memang ada kenaikan yang sangat signifikan. Dua bulan lalu masih 16 ribu per kilonya. Bulan berikutnya naik ke 45 ribu. Dan sekarang sudah tembus ke 80 ribu per kilonya," imbuhnya.

Kapolsek mengimbau kepada pedagang untuk berhati-hati dan cermat saat mendapatkan stok barang cabai.

"Saya pesan kepada seluruh pedagang hati-hati dan harus mensortir sebelum dijual ke konsumen."

"Kemudian untuk masyarakat juga sama, kalau memberi barang jangan sampai keliru dengan cabai yang dicat yang membahayakan kesehatan," tambahnya. (Dro)

Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved