Berita Jateng
Respons Ganjar Ditanya Bersedia Live Pertama Suntik Vaksin: Sakjane Percaya Opo Ora?
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo merespon pertanyaan apakah bersedia menyiarkan langsung (live) pemberian vaksin terhadap dirinya.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo merespon pertanyaan apakah bersedia menyiarkan langsung (live) pemberian vaksin terhadap dirinya.
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Ganjar sendiri siap menjadi penerima vaksin yang pertama.
"Vaksin, aku yang pertama, iya.
Disiarkan live? Sakjane percaya opo ora (Sebenarnya percaya apa tidak)," ujar Ganjar disinggung apakah bersedia menyiarkan langsung (live) pemberian vaksin terhadap dirinya, sesuai rilis yang diterima.
Baca juga: Viral Pria Pemukul Polisi Lalu Lintas, Namanya Suradi Alias Akiong, Tertawa Setelah Diborgol
Baca juga: PNS Guru SD Demak Mengaku Tak Netral Pilkada, Terbukti Mengacungkan 2 Jari
Baca juga: Ini Tempat Usaha Springbed Palsu di Tegal, Bikin Heboh Warga Pekalongan, Modus Cuci Gudang
Baca juga: 3 Remaja Bikin TikTok Pamer Senjata Biar Lawan Tawuran Takut, Ditangkap Tim Jaguar
Ganjar Pranowo telah menyiapkan langkah antisipasi agar tidak ada penolakan dari pihak yang akan diberi vaksin Corona (Covid-19).
Hal ini dilakukan sebelum nantinya dilakukan pemberian vaksin, yang dimulai dari ke tenaga kesehatan (nakes), tokoh publik hingga kalangan masyarakat.
"Yang menolak vaksin, vaksin itu jumlahnya hanya sedikit. Hari ini nakes, yang menolak itu, potensinya kan kalangan masyarakat. Ini akan kita sosialisasikan," kata Ganjar usai rapat evaluasi penanganan Covid di ruang rapat kantornya di Kota Semarang, Rabu (6/1/2021).
Menurut Ganjar, potensi penolakan vaksin itu biasanya karena mereka merasa tidak percaya dan juga karena mereka tidak tahu.
Oleh karena itu dengan sosialisasi yang dilakukan terus menerus, maka diharapkan pihak yang berpotensi melakukan penolakan akan bisa mengerti.
Kemudian bersedia untuk diberi vaksin.
Apalagi nantinya tidak hanya vaksin Sinovac, tapi ada juga vaksin lain seperti Pfizer dan Moderna.
Kriteria vaksin:
- berumur 18-59 tahun
- tidak memiliki komorbiditas
- tidak pernah Covid-19
- ibu hamil
- ibu menyusui.
Saat ini, Pemerintah Jateng sedang menyiapkan diri siapa saja penerimanya.
Termasuk kalangan nakes yang akan menjadi pihak awal diberi vaksin.
"Yakni mereka yang mengurusi semua nakes termasuk nakes TNI-polri," sambungnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ganjar-pranowo-siap-vaksin.jpg)