Berita Internasional
Jurnalis VOA Asal Indonesia Dibebastugaskan dari Gedung Putih Setelah Cecar Pertanyaan ke Menlu AS
Pada Senin (11/1/2021), kantor berita Voice of America (VOA) menarik penempatan reporter asal Indonesia dari Gedung Putih.
"Bukan berita palsu bagi Anda untuk menyiarkan bahwa ini adalah negara terbesar dalam sejarah dunia dan peradaban bangsa terbesar yang pernah ada. Saya tidak mengatakan ini untuk mengabaikan kesalahan kita," kata Pompeo dalam sambutannya Senin.
"Tapi ini bukan 'Vice of America', yang berfokus pada segala sesuatu yang salah dengan negara kita yang hebat. Ini 'Voice of America.' Ini jelas bukan tempat untuk memberi rezim otoriter di Beijing atau Teheran sebuah platform. "
Gedung Putih telah mengeluarkan pernyataan tajam musim semi lalu, menuduh Voice of America di bawah kepemimpinan sebelumnya mengunggah propaganda China tentang Covid-19, yang ternyata merupakan materi dari Associated Press.
Para pemimpin senior VOA kemudian, mencatat ada banyak cerita yang membongkar klaim China, dan menawarkan liputan mendalam atas virus corona di negara itu.
Pada pertemuan pagi Selasa (12/1/2021), wartawan VOA mengatakan kepada editornya bahwa mereka marah atas penugasan ulang Widakuswara karena pertanyaan yang diajukannya. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Gara-gara Cecar Pertanyaan ke Menlu AS, Jurnalis VOA Asal Indonesia Dibebastugaskan dari Gedung Putih"
Baca juga: Penyelam Ceritakan Pencarian Sriwijaya Air SJ 182: Begitu Masuk Kantong Jenazah, Langsung Hancur
Baca juga: Presiden Donald Trump Dimakzulkan untuk Kedua Kalinya
Baca juga: Jokowi Sudah Tahu Dokter yang Suntikan Vaksin Gemetaran: Mungkin Disiarkan Langsung di TV
Baca juga: Penggemar Film Zombie Lebih Siap Mental Hadapi Pandemi, Simak Penjelasan Berikut Ini