Berita Sragen
Waspada Teror Ular! Bulan Januari Jadi Masa Ular Bertelur dan Menetas
Bulan Januari diprediksi reptil ular akan berkembangbiak. Sehingga kewaspadaan masyarakat harus ditingkatkan.
Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: galih permadi
"Sarang tawon kalau di BPBD yang bergerak itu adakah teman-teman relawan, karena sarang tawon ini kalau kami mau evakuasi dalam tugas binatang buas seperti harimau dan kera sebelum ada tawon dan ular," katanya.
Bahkan sarang tawon ini telah memakan satu korban di 2021 di Kecamatan Gemolong.
Sugeng melanjutkan banyak yang masuk rumah sakit, namun yang meninggal dunia ada penyakit bawaan dan korban sudah tua.
Berbeda dengan ular yang diprediksi bertelur bulan ini, serangan tawon bisa terjadi kapan saja.
Sugeng menyebut perkembangan tawon vespa ini, empat tahun kebelakang.
"Tawon tidak bisa diprediksikan kapan bulannya, tapi kalau ular bisa masuk kategori lain-lain karena bukan tupoksi kami.
Selain itu resiko sangat tinggi, tapi kami tetap peduli sehingga jika ada relawan yang ahli di bidang ular ataupun tawon akan kita rekrut," katanya.
Terkait evakuasi sarang tawon, Sugeng mengaku tetap adanya observasi di lapangan. Karena memperhatikan ekosistem.
Apabila sarang tawon berada 15 meter dari tanah dan jauh dari pemukiman tidak perlu di evakuasi, namun jika ada jalan dan dekat dengan rumah akan dilakukan evaluasi. (uti)