Breaking News:

Berita Internasional

Kota Tertua di Benua Amerika Musnah Terdampak Pandemi Covid-19, Dihancurkan Warga

Setelah bertahan selama 5.000 tahun, Caral kota tertua di benua Amerika kini terancam musnah akibat efek pandemi virus corona.

Editor: m nur huda
AFP PHOTO/ERNESTO BENAVIDES
Panorama situs arkeologi kota Caral di Supe, Peru, pada 13 Januari 2021. Kota berusia 5.000 tahun ini adalah kota tertua di benua Amerika, dan tempat lahirnya peradaban Amerika. 

TRIBUNJATENG.COM, CARAL - Setelah bertahan selama 5.000 tahun, Caral kota tertua di benua Amerika kini terancam musnah akibat efek pandemi virus corona.

Situs arkeologi yang steril dari peradaban manusia modern itu sekarang mulai dirambah warga sekitar.

Mereka mengeklaim, pandemi virus corna membuat tak ada pilihan lain selain menduduki kota sakral itu.

Ruth Shady arkeolog yang menemukan situs Caral di Peru, bahkan mendapat ancaman pembunuhan jika tidak melepas penelitiannya di sana.

Baca juga: Dituding Hina Keluarga Kerajaan Thailand, Wanita Ini Dihukum 43 Tahun Lebih

Baca juga: DPR Gelar Fit and Proper Test Calon Tunggal Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo Hari Ini

Baca juga: Perpres 7/2021 Diteken Jokowi, RUU Kepemilikan Senjata Api & Bahan Peledak Segera Disusun

Baca juga: 5 Poin Penting Perpres Penanggulangan Ekstremisme, Influencer hingga Pelatihan Penceramah

Para arkeolog mengatakan ke tim AFP yang mengunjungi Caral, bahwa invasi dan penghancuran liar dimulai pada Maret ketika pandemi Covid-19 berujung pada lockdown nasional.

"Ada orang-orang yang datang merusak situs ini, yang adalah properti negara, dan mereka memanfaatkannya untuk bercocok tanam," kata arkeolog Daniel Mayta kepada AFP.

"Ini sangat berbahaya, karena mereka menghancurkan warisan budaya berusia 5.000 tahun."

Bentuk salah satu amfiteater di kompleks arkeologi Caral di Supe, Peru, pada 13 Januari 2021. Pandemi virus corona mengancam kelangsungan peninggalan kota tertua di benua Amerika berusia 5.000 tahun ini, karena mulai dijamah warga sekitar.
Bentuk salah satu amfiteater di kompleks arkeologi Caral di Supe, Peru, pada 13 Januari 2021. Pandemi virus corona mengancam kelangsungan peninggalan kota tertua di benua Amerika berusia 5.000 tahun ini, karena mulai dijamah warga sekitar. (AFP PHOTO/ERNESTO BENAVIDES)

Caral berlokasi di lembah sungai Supe, sekitar 182 kilometer di utara ibu kota Lima.

Kota ini berkembang antara 3.000-1.800 SM di gurun yang gersang.

Caral adalah tempat lahirnya peradaban di Amerika.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved