Breaking News:

Berita Pati

Cegah Banjir, Komunitas Gilis Bersatu Bersihkan Sungai dari Tumpukan Sampah

Curah hujan yang cukup tinggi mengakibatkan naiknya debit air di sungai wilayah Dukuh Gilis. rjo,

Tribun Jateng/Mazka Hauzan Naufal
Komunitas Gilis Bersatu membersihkan sungai dari tumpukan sampah sebagai upaya pencegahan banjir, Jumat (22/1/2021) 

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Curah hujan yang cukup tinggi beberapa pekan terakhir mengakibatkan naiknya debit air di sungai yang melewati permukiman Dukuh Gilis, Desa Sugiharjo, Kecamatan Pati.

Debit air tinggi di sungai turut membawa tumpukan sampah, sehingga berpotensi menyebabkan banjir.

Kondisi ini mendorong Komunitas Gilis Bersatu untuk mengambil langkah penanganan.

Ketua Komunitas Gilis Bersatu Sutrisno mengatakan, demi mengantisipasi tersumbatnya sungai akibat tumpukan sampah, pihaknya secara sukarela membersihkan sungai dari tumpukan sampah tersebut.

"Ini cara kami peduli lingkungan. Dengan kondisi debit air semakin naik, sampah dari hulu numpuk di hilir. Kami bersihkan lalu kami pilah," ungkap dia, Jumat (22/1/2021).

Ia menyebut, debit air mulai bertambah sejak 25 Desember 2020.

Awal Januari 2021 sempat surut, namun sejak 17 Januari volume air terus bertambah sampai sekarang.

Sutrisno mengatakan, dalam proses pembersihan, pihaknya memilih dan memilah sampah yang dirasa masih bagus untuk dibawa ke Bank Sedekah Sampah Dukuh Gilis. 

Sementara, Kaswanto selaku perangkat Desa Sugiharjo menyebut bahwa tumpukan sampah berasal dari aliran kali yang bermuara di Dukuh Gilis. 

Tak hanya sampah rumah tangga, ada pula tumpukan ranting pohon.

"Debit air yang mulai meningkat kemarin sampai ke persawahan. Kalau terjadi intensitas hujan yang tinggi selama beberapa hari seperti kemarin, air sungai bisa meluap sampai ke jalanan," ujar dia.

Ia berpesan pada warga untuk senantiasa membersihkan sungai dari sampah demi mencegah terjadinya banjir.

"Begitu pun dengan masyarakat yang ada di atas sana juga dapat menjaga kebersihan dan membersihkan bagian hulu sungai. Sebab, selama ini kalau sampah yang menumpuk dari hulu sana terbawa aliran sungai, kami yang di bawah, warga Dukuh Gilis ini, yang terkena dampaknya," tandas dia. (*)

Penulis: Mazka Hauzan Naufal
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved