Berita Banjarnegara

Kisah Alana Hafiz Cilik Banjarnegara, Menangis hingga Tak Mau Makan Dengar Syekh Ali Jaber Meninggal

"Waktu Syekh Ali meninggal, Alana mendengar kabar langsung menangis terus sehari. Tidak mau makan, " kata Darsiah, ibu Alana, Sabtu (23/1/2021).

Penulis: khoirul muzaki | Editor: M Syofri Kurniawan
Istimewa
Anak penghafal Alquran Alana saat bersama Syeikh Ali Jaber di acara Hafiz Indonesia. (ist) 

Hingga hari berkabung itu datang, Syekh Ali Jaber dikabarkan meninggal dunia, (14/1/2021).

Berita tentang kepergian Ali yang membanjiri media massa seperti serbuan anak panah yang menghunus dadanya.

Alana begitu terpukul, guru Alquran nya pergi untuk selamanya. 

Air matanya deras.

Suaranya patah-patah.

Nafasnya terengah-engah.

"Waktu Syekh Ali meninggal, Alana mendengar kabar langsung menangis terus sehari.

Tidak mau makan, " kata Darsiah, ibu Alana, Sabtu (23/1/2021).

Meski tak bisa takziah langsung, Alana mengikuti terus perkembangan berita mengenai Syeikh Ali Jaber di media massa.

Ia yang tak memiliki televisi di rumah, bahkan harus menumpang di rumah tetangga agar bisa menyaksikan siaran televisi. 

Darsiah pun ikut terpukul.

Ia tak kuasa meneteskan air mata. Tubuhnya lemas.

Tenaganya seketika hilang. Ia setia menemani Alana di depan televisi untuk menyaksikan siaran langsung tentang pengurusan jenazah Syeikh Ali Jabeer.

Ibu dan anak itu mengikuti terus perkembangan berita itu sejak jenazah Syaikh Ali di Rumah Sakit Yarsi Jakarta hingga dimakamkan. 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved