Berita Internasional
Berawal Perkenalan di Snapchat, 2 Gadis Remaja Dibius lalu Dirudapaksa 10 Pria
Di Australia, dua gadis remaja berusia 15 tahun dilaporkan dibius dan dirudapaksa 10 pria yang mereka kenal di Snapchat.
TRIBUNJATENG.COM, BRISBANE - Di Australia, dua gadis remaja berusia 15 tahun dilaporkan dibius dan dirudapaksa 10 pria yang mereka kenal di Snapchat.
Disampaikan pihak Pengadilan Distrik Calamvale di selatan Brisbane, empat pelaku dijerat dengan penyerangan seksual dan pembiusan dua korban.
Dalam sidang terungkap bagaimana salah satu pelaku yang berusia 19 tahun meminta sesuatu yang melecehkan korban.
• Ramanda Satu-satunya Rocker di Indonesian Idol 2021 Tereliminasi, Ini 10 Kontestan yang Bertahan
• Fiki Alman Unggah Foto Bareng Arya Saloka, Bocorkan Nasib Roy Ikatan Cinta
• Fakta Baru Mbah RT Nyopet Duit di Banjarnegara, Rumahnya di Cilacap, Polisi Janji Beri Sembako
• Kisah Kevin Pemuda Semarang Direkrut Adobe di Jepang Berkat Fotografi
Salah satu terdakwa mendapatkan 40 dakwaan, dengan 16 di antaranya pemerkosaan.
Upayanya untuk bebas dengan jaminan ditolak.
Menurut keterangan polisi, dua gadis 15 tahun itu awalnya berkontak dengan salah satu melalui Snapchat, dan setuju bertemu di taman pada 28 Desember.
Di lokasi kejadian, kedua korban dicekoki alkohol dan dibius, sebelum diperkosa oleh 10 pria, dilansir Daily Mirror Senin (1/2/2021).
Petugas Senior Min Hu dalam kesaksian di pengadilan mengatakan, para pelaku sudah tahu korban masih di bawah umur.
"Mereka memerkosanya setelah sebelumnya diberi obat bius," kata Min seraya menyatakan, pemerkosaan berlangsung 10-15 menit.
Setelah memerkosa korban, salah satu pelaku yang masih berumur 19 tahun mengatakan "maaf jika kami menyakiti kalian."
Pengacara salah satu terdakwa, Bianca Van Herdeen menuturkan, kliennya itu tak ikut memerkosa korban, dan kebetulan berada di lokasi kejadian saat malam.
"Dakwaan yang masuk jelas begitu mengejutkan.
Tentunya dia dengan sekuat tenaga akan menantang dakwaan ini," papar Van Herdeen.
Si kuasa hukum mengeklaim, kliennya memang menyediakan ganja dan alkohol ke pelaku lain.
Namun, dia mengaku tidak tahu korban di bawah umur.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ilustrasi-pemerkosaan_20160805_130529.jpg)