Jateng di Rumah Saja
Gerakan Jateng di Rumah Saja Dibarengi Operasi Yustisi, Ganjar: Belanja Dulu, Gak Usah Banyak-banyak
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo meminta partisipasi masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam melaksanakan Jateng di Rumah Saja pada akhir pekan.
Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Gerakan Jateng di Rumah Saja pada 6-7 Februari besok dilaksanakan semua komponen masyarakat kecuali unsur yang terkait dengan sektor esensial.
Dalam Surat Edaran (SE) Gubernur Jawa Tengah yang bernomor 443.5/000/933, komponen masyarakat yang yang dikecualikan yakni yang terlibat di sektor kesehatan, kebencanaan, keamanan, energi, komunikasi dan teknologi informasi, keuangan, perbankan, logistik dan kebutuhan pokok.
Lalu, di sektor perhotelan, konstruksi, industri strategis, pelayanan dasar, dan industri yang ditetapkan sebagai objek vital nasional.
Dalam SE tersebut juga tertuang gerakan dilaksanakan sesuai dengan kearifan lokal masing-masing, terkait penutupan sejumlah tempat.
Antara lain jalan, toko, mal, pasar, destinasi wisata, pusat rekreasi.
"Operasi yustisi dengan melibatkan Satpol PP, TNI, Polri, dan instansi terkait di wilayah masing-masing utamanya dalam pelaksanaan gerakan Jateng di Rumah Saja," bunyi dalam SE tersebut seperti dikutip pada Rabu (3/2/2021).
Tidak hanya itu, aparat pemerintah di lingkungan kecamatan dan desa juga diminta aktif melakukan operasi serentak.
Serta operasionalisasi Jogo Tonggo untuk mendukung fungsi Puskesmas dalam pelaksanaan tracing, testing, dan treatment.
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo meminta partisipasi masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam melaksanakan Jateng di Rumah Saja pada akhir pekan ini.
Ia juga meminta masyarakat untuk menyiapkan bahan makanan untuk persiapan di rumah. Namun, tidak perlu panik dengan memborong belanjaan.
"Sebelum dua hari itu, yang ingin belanja dulu untuk persiapan di rumah.
Nggak usah banyak-banyak toh cuma dua hari," kata Ganjar.
Ia mengimbau pada masyarakat untuk menunda seluruh kegiatan yang sudah direncanakan pada akhir pekan nanti.
Sehingga pelaksanaan Jateng di Rumah Saja bisa berjalan dengan baik.
Terkait sektor yang masih diperbolehkan beraktivitas selama gerakan tersebut bergulir, ia meminta agar ada pengetatan protokol kesehatan.