Breaking News:

Jateng di Rumah Saja

Gerakan Jateng di Rumah Saja Dibarengi Operasi Yustisi, Ganjar: Belanja Dulu, Gak Usah Banyak-banyak

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo meminta partisipasi masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam melaksanakan Jateng di Rumah Saja pada akhir pekan.

Tribun Jateng/ Mamdukh Adi
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memberikan pernyataan terkait evaluasi PPKM di Jateng. 

Meskipun demikian, Ganjar meminta agar sanksi disamakan.

Jika denda pun agar besarannya juga dipadukan.

Jika merujuk pada Perda Nomor 11 Tahun 2013 yang mengatur pencegahan dan penanggulangan penyakit menular, dijelaskan bahwa denda maksimal mencapai Rp 50 juta, dan kurungan penjara selama 6 bulan.

Sementara, Wakil Ketua DPRD Jateng, Sukirman mengatakan sanksi untuk pelanggar saat penerapan gerakan Jateng di Rumah Saja harus denda.

"Saya kira harus denda, tapi disertai dengan pembinaan.

Itu pun harus melihat kondisi. Kalau ketahuan misalnya ada yang nongkrong di kafe, langsung saja dikenakan sanksi bayar denda di tempat.

Namun ada toleransi jika ada pedagang kecil yang melanggar, mungkin pembinaan," jelasnya.

"Namun, jika harus dikenakan denda, dicatat saja dulu.

Anggap saja sebagai utang.

Itu pastinya akan menjadi beban.

Halaman
1234
Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved