Berita Kendal
Uluran Bantuan Korban Banjir di Kendal Terus Mengalir
Selain membutuhkan penanganan banjir yang cepat, bantuan juga diperlukan para korban banjir.
Penulis: Saiful Ma sum | Editor: sujarwo
TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Selain membutuhkan penanganan banjir yang cepat, perhatian dalam bentuk bantuan juga diperlukan para korban banjir. Termasuk korban banjir di beberapa perumahan Kelurahan Langenharjo Kecamatan Kota Kendal Kabupaten Kendal.
Banjir di Langenharjo sudah menggenangi permukiman sejak 3 hari yang lalu. Bahkan, debit air hingga kini belum surut hingga lutut orang dewasa. Warga pun sudah berjibaku menutup tanggul Kali Buntu yang jebol lantaran debit air sungai yang meningkat tajam akibat curah hujan yang tinggi.
Kini, sejumlah bantuan mulai mengalir dari segi bahan pokok makanan hingga sarana dan prasarana pendukung bagi warga yang terdampak banjir.
Wakil Bupati Kendal terpilih, Windu Suko Basuki memberikan 1 kwintal beras dan beberapa bantuan lain kepada korban banjir di Kelurahan Langenharjo. Bantuan diberikan langsung ke dapur umum yang didirikan BPBD dan relawan banjir lainnya.
Kata Basuki, uluran tangan pemerintah, masyarakat, hingga adanya dapur umum saat ini diperlukan para korban bencana. Mengingat banjir sudah melanda permukiman hingga beberapa hari terakhir.
Ia berharap, akan ada banyak donatur lainnya yang bisa pro aktif membantu warga terdampak banjir baik disalurkan melalui tim relawan banjir, maupun disalurkan langsung kepada korban banjir.
"Adanya dapur umum sangat membantu kebutuhan makanan warga. Warga tidak mengalami kelaparan karena tidak bisa memasak," terangnya, Senin (8/2/2021).
Dengan potensi hujan intensitas tinggi yang diperkirakan masih berlangsung dalam beberap hari ke depan, Basuki berharap tim penanggulangan bencana tetap waspada untuk meminimalisir dampak bencana, khususnya mengantisipasi terjadinya korban jiwa. Ia juga mengimbau kepada semua elemen masyarakat agar memberikan informasi terkait kebencanaan yang terjadi di Kabupaten Kendal dengan cepat agar bisa dilakukan tindakan.
"Koordinasi semua pihak dalam mengkomunikasikan kebutuhan korban banjir dan bencana lain sangat diperlukan. Begitu juga komunikasi penanganannya dengan instansi terkait dalam jangka panjang. Sehingga, banjir tidak menjadi persoalan tahunan di Kendal," terangnya.
Bantuan lain datang dari Pemerintah Desa Brangsong Kecamatan Brangsong. Sebanyak 650 paket sembako diberikan kepada warga Brangsong dan sekitarnya yang terdampak banjir. Berisi mie instan, telur, dan juga beras.
Kepala Desa Brangsong, Asnawi mengatakan, sejumlah kebutuhan pokok makanan diberikan untuk membantu warga terdampak banjir. Dengan harapan, dapat meringankan warga dalam segi kebutuhan makanan.
"Dengan bantuan sembako ini, kami berharap bisa meringankan warga yang terdampak banjir. Semoga bencana banjir ini segera selesai," ujarnya.
Bantuan juga datang dari Baznas Kendal dengan menyalurkan bantuan logistik berupa beras, telur, mie instan, bumbu dapur dan sayuran kepada dapur umum.
Bantuan didistribusikan juga ke masyarakat yang terdampak banjir di Perumahan Langenharjo Kecamatan Kota Kendal, Desa Sumberejo Kecamatan Kaliwungu, Dusun Tegalsari Desa Wonosari Kecamatan Patebon, RW 9 Desa Sarirejo Kaliwungu, Desa Bulak dan Desa Larangan Kecamatan Rowosari, dan Dusun Krayapan Desa Purwokerto Kecamatan Brangsong.
Ketua Baznas Kendal, Ubaidilah mengatakan, sebanyak 40 relawan yang tergabung dalam Baznas Tanggap Bencana sudah terjun membantu korban banjir sejak Sabtu kemarin.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/bantuan-untuk-kendal-terus-mengalir.jpg)