Breaking News:

Tiga Serangkai Tak Mau Dituduh Intoleran, Bersedia Revisi Soal Nama Pak Ganjar

Penerbit Tiga Serangkai Solo tak mau disebut sebagai kelompok intoleran dan bersedia melakukan revisi soal yang jadi polemik terkait Ganjar Pranowo.

Tribun Jateng/ Sholekan
Sebanyak 8 orang yang mengatasnamakan Masyarakat Peduli Anak menyampaikan aspirasi kepada Penerbit Tiga Serangkai, Rabu 10 Februari 2021. 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - GM Penerbit Tiga Serangkai Admuawan menyampaikan pihaknya dengan terbuka menerima kritik dan saran. 

Pihaknya menegaskan, bila pihaknya bukan bagian dari kelompok intoleran bahkan terlibat terosisem seperti yang dituduhkan. 

"Rekomendasi itu pasti kita terima.

Jadi, bagaimana kita ini menjadi mitra pemerintah dan berkontribusi dalam mencerdaskan bangsa," tandasnya.

Bersedia Revisi

Admuawan juga berjanji akan merevisi soal di buku pelajaran agama yang menuliskan Ganjar tidak pernah bersyukur bahkan tidak pernah salat dan berkurban.

Selain merevisi, penerbit akan sowan ke Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk mengklarifikasi soal tersebut.

"Kita bersedia untuk sowan ke Pak Ganjar menjelaskan ini bahwa kita tidak ada tendensi apapun.

Apalagi di berita-berita itu sudah dipelintir," kata dia.

Buku Soal Pak Ganjar Tidak Pernah Salat Sudah Cetak Sebelum Ganjar Pranowo Jadi Gubernur

Sekelompok Pegowes Datangi Kantor Tiga Serangkai Solo, Penerbit Soal Pak Ganjar Jarang Salat

Heboh Nama Pak Ganjar Jadi Soal Pilihan Ganda Buku Anak SD, Disebut Beragama Islam Tak Pernah Salat

Seknas Jokowi Jateng: Ada Aroma Politik Nama Ganjar di Soal Buku Agama Islam Terbitan Tiga Serangkai

Admuawan mengatakan, pasca-soal itu viral di media sosial, pihak Kesbangpol dan Polresta Surakarta sudah datang meminta klarifikasi.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Sholekan
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved