Breaking News:

Berita Regional

Warga Australia Pembunuh Polisi di Bali Bebas dari Penjara, Begini Perjalanan Kasusnya

Warga Australia yang terlibat dalam kasus pembunuhan anggota polisi Aipda Wayan Sudarsa bebas pada Kamis (11/2/2021).

Editor: M Syofri Kurniawan
KOMPAS.com/SRI LESTARI
David Taylor (baju tahanan kuning) saat akan menjalani pemeriksaan kejiwaan di Mapolresta Denpasar, Senin(29/8/2016). (KOMPAS.com/SRI LESTARI) 

TRIBUNJATENG.COM, DENPASAR - Warga Australia yang terlibat dalam kasus pembunuhan anggota polisi Aipda Wayan Sudarsa bebas pada Kamis (11/2/2021).

David James Taylor akan bebas dari Lapas Kerobokan yang kemudian akan dideportasi ke negara asalnya.

Pria itu bersama pacarnya Sara Connor disidangkan atas kasus pembunuhan anggota polisi sektor Kuta Aipda I Wayan Sudarsa.

Kapolres Intan Jaya: KKB Rekrut Anak-Anak Putus Sekolah, Dilatih di Hutan

Ganjar Bocorkan Nasib Oknum Dinsos Pekalongan Lagi Karaoke, Persulit Korban Banjir Minta Beras

Pengantin Baru Tewas Terlindas Truk Gandeng, Katijo Menangis Lihat Kepala Katiyah

Ngadiman Hanya Tengkulak Palawija Blora Tapi Bisa Jual Pupuk Subsidi, Harga Rp 250 Ribu per Sak

Sementara itu, Sara Connor sudah bebas terlebih dahulu pada Juni 2020 lalu.

Keduanya dinyatakan terbukti bersama-sama menghabisi nyawa Aipda Wayan Sudarsa di Pantai Kuta, Badung, Bali pada 17 Agustus 2016.

Kepala Lapas Kelas II A Kerobokan Fikri Jaya Soebing mengatakan, David masuk ke Lapas dengan pidana 6 tahun.

"Hari ini saudara David Taylor akan bebas murni, beliau masuk ke Lapas Kerobokan dengan pidana 6 tahun dan kasus 170 penganiayaan yang mengakibatkan satu orang meninggal," kata Fikri, di Lapas Kerobokan, Kamis (11/2/2021).

Fikri menuturkan, David menjalani pidana 4 tahun 6 bulan.

Ia mendapatkan remisi sebanyak 18 bulan 15 hari.

Setelah bebas, David akan diserahkan ke pihak Imigrasi untuk proses pendeportasian.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved