OJK dan Bankir Sepakat Dorong Pemulihan Kredit bagi UMKM

pemulihan kredit sektor UMKM sejalan dengan upaya pemerintah memberikan subsidi bunga dan penjaminan kredit bagi UMKM.

Editor: Vito
tribunjateng/dok
Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan para bankir sepakat mendorong pemulihan kredit sektor UMKM.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso mengatakan, hal itu sejalan dengan upaya pemerintah yang sudah memberikan kebijakan stimulus dengan memberikan subsidi bunga dan penjaminan kredit bagi UMKM.

"OJK juga meminta industri perbankan mempercepat penyaluran kredit pada kuartal I tahun ini, melanjutkan tren pertumbuhan kredit yang mulai membaik pada kuartal IV/2020," ujarnya, dalam acara dialog OJK dengan pimpinan perbankan yang dilakukan secara fisik dan virtual di Kantor OJK, Rabu (17/2).

Menurut dia, OJK akan terus mengawal upaya perbankan menyalurkan kredit sesuai dengan rencana bisnis bank (RBB) yang disampaikan ke OJK, dengan pertumbuhan sebesar 7,13 persen pada 2021.

“Pertumbuhan kredit di RBB sebesar 7,13 persen, kami berikan arahan (penyaluran-Red) ke masyarakat menjadi (pertumbuhan-Red) sekitar 7,5 persen plus minus 1 persen. Itu jadi acuan bersama (OJK dan perbankan-Red), dan kami akan sering bertemu membahas rencana bisnis ini. Kami bersama pemerintah terus mengkaji kebijakan apa lagi yang bisa dilakukan,” katanya.

Hadir secara fisik dalam dialog itu Dirut BRI Sunarso, Dirut Bank Mandiri Darmawan Junaidi, Dirut BNI Royke Tumilaar, Plt Dirut BTN Nixon LP Napitupulu, serta Dirut Bank Shinhan Indonesia Hwang Dae Geu.

Selain itu juga Dirut Bank Danamon Yasushi Itagaki, Dirut Citibank Indonenesia Batara Sianturi, Dirut BCA Jahja Setiaatmadja, Dirut Bank CIMB Tigor M Siahaan, Dirut Bank Syariah Indonesia Hery Gunardi, dan Dirut Bank DKI Zainuddin Mappa.

Ketua Himpunan Bank-bank Milik Negara (Himbara), Sunarso menyambut baik kebijakan OJK di masa pandemi, khususnya restrukturisasi kredit yang sudah diperpanjang hingga Maret 2022.

Selain itu juga diperbolehkannya debitur melakukan restukturisasi ulang dalam jangka waktu tersebut, di mana kondisi di industri perbankan masih cukup baik untuk mendorong pemulihan ekonomi.

“Policy respon ini sangat tepat. Kami menyambut baik,” kata Direktur Utama (Dirut) PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) itu.

Direktur Utama (Dirut) PT Bank Central Asia Tbk (BCA), Jahja Setiaatmadja mengaku optimistis kondisi perekonomian nasional akan membaik.

Hal itu mengingat pada kuartal IV/2020, kredit perbankan sudah positif, dan diharapkan pada tahun ini semakin tumbuh dengan adanya vaksin covid-19.

"Lalu, kebijakan pemerintah menurunkan PPnBM kendaraan bermotor sudah sejalan dengan kebijakan restrukturisasi kredit yang dikeluarkan OJK, dan sangat membantu industri perbankan," jelasnya.

Menyesuaikan

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved