Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Viral

Viral Warga Desa di Tuban Borong Mobil Bersama-sama, Segini Uang yang Didapat Dari Pertamina

Ratusan warga Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur memborong mobil baru viral di medsos.

Editor: rival al manaf
Tiktok/rizkii.02
Viral warga desa di tuban beli mobil bareng seusai tanah gusuran dibeli pertamina 

TRIBUNJATENG.COM, TUBAN - Ratusan warga Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur memborong mobil baru viral di medsos.

Mereka membeli mobil bersama sama setelah menjual lahan garapan yang terdampak proyek pembangunan kilang minyak terbesar di Indonesia.

Setiap warga rata-rata mendapat uang dari 8 hingga 10 miliar dari pembebasan lahan Pertamina tersebut.

Uang itulah yang kemudian digunakan untuk membeli mobil bersama sama dengan warga lainnya.

Baca juga: Relaksasi PPnBM Bisa Buat Harga Mobil Baru Turun hingga Rp 23 Juta

Baca juga: Mulai Bulan Depan Beli Mobil Baru Bebas Pajak

Baca juga: Viral Warga Desa di Tuban Beli Mobil Bareng Seusai Tanah Gusuran Dibeli Pertamina

Dengan uang segitu, selain membeli 176 mobil baru, ratusan warga di Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, yang mendadak jadi miliarder juga membeli tanah dan membangun rumah.

Namun, jarang warga yang menggunakan uang dari hasil penjualan tanah itu untuk membuat usaha.

"Warga yang menggunakan uangnya untuk usaha sangat minim. Jadi jangan heran kalau di kampung sini cari warung makan aja susah," ujar Kepala Desa Sumurgeneng, Gihanto saat ditemui di Desa Sumurgeneng, Selasa (16/2/2021).

Ia menjelaskan Ada 225 kepala keluarga di Desa Sumurgeneng yang menjual tanah garapan.

Uang pembebasan lahan yang diterima warga bervariasi, mulai dari Rp 28 juta. Namun, sebagian besar warga mendapat uang sebesar Rp 8 hingga 10 miliar.

Beberapa orang lainnya mendapat uang di atas Rp 20 miliar.

Adapun proyek yang membuat warga jadi miliarder itu merupakan pembangunan kilang minyak NGRR Pertamina.

Pembangunannya menelan dana 15 miliar dollar AS hingga 16 miliar dollar AS atau sekitar Rp 225 triliun.

Proyek ini ditargetkan beroperasi pada 2024 dengan luas mencapai 1.050 hektare.

Rinciannya, 821 hektare lahan darat, dan sisanya lahan reklamasi laut.

Untuk kebutuhan lahan darat, tersebar di Desa Kaliuntu enam bidang, 562 bidang di Wadung, 566 bidang di Sumurgeneng, Perhutani satu bidang, dan di KLHK satu bidang. 

(Penulis Kontributor Tuban, Hamim | Editor Dheri Agriesta)

Artikel ini telah tayang di kompas.com dengan judul Selain Borong 176 Mobil, Ini yang Dilakukan Ratusan Warga Desa dengan Uang Miliaran yang Didapat

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved