Berita Tegal
Grup Whatsapp RCT Permudah Penanganan Gangguan Listrik di Tegal
Hampir tiap menit, perhatian Saefudin tak lepas dari grup Whatsapp bernama Reaksi Cepat Tanggap (RCT).
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: sujarwo
Siaga 24 Jam
Saefudin mengatakan, petugas di bagian pelayanan teknik totalnya berjumlah 26 orang. Dari total tersebut kemudian dibagi ke dua pos dengan pembagian kerja tiga sif.
Selama 24 jam mereka bekerja memperbaiki gangguan seperti kabel putus atau listrik padam.
Ia mengatakan, semasa musim penghujan potensi gangguan listrik lebih banyak terjadi. Hal itu diakibatkan banyak kejadian pohon tumbang.
"Tim itulah yang diketahui masyarakat sebagai PLN. Tiap hari kalau mati lampu dia yang muter-muter, cari lokasi gangguan," katanya.
Saefudin bercerita, banyak masyarakat yang tidak tahu pekerjaan teknisi perbaikan aliran listrik. Mereka tiap hari bekerja di lapangan dengan taruhan nyawa.
Tapi masih banyak masyarakat yang suka protes karena lamanya proses perbaikan listrik. Ia mengatakan, dalam bekerja para petugas PLN butuh hati-hati.
Terlebih saat terjadi hujan, maka perlu diperhatikan tidak ada petir. Karena meskipun tegangan sudah dimatikan, namun petir bisa berinduksi.
"Kadang-kadang pelanggan inginnya cepat nyala. Saya pun begitu. Tapi kalau ada yang membahayakan, pasti kita tunda dulu. Kalau sudah aman, baru kita kerjakan lagi," jelasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/petugas-cek-gangguan-listrik-tegal.jpg)