Berita Sragen
Setelah Dirudapaksa Guru Silatnya, W Bocah 9 Tahun Digilir Teman-temannya di Kantor Balaidesa
Ayah W, yakni D mengatakan, setelah anaknya pulang tanpa mengenakan celana dalam itu, anaknya mengalami demam
Setelah Dirudapaksa Guru Silatnya, W Bocah 9 Tahun Digilir Teman-temannya di Kantor Balaidesa
TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN - Orangtua bocah berinisial W (9) asal Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sragen curiga, lantaran anaknya pulang tak mengenakan celana dalam.
Ayah W, yakni D mengatakan, setelah anaknya pulang tanpa mengenakan celana dalam itu, anaknya mengalami demam.
"Setelah kejadian itu, bulan Desember kemarin, anak saya mengalami panas tinggi. Saya kira dia terkena Covid-19, lalu saya bawa ke Puskesmas setempat," paparnya.
Sesampainya di puskesmas, ayah korban diminta petugas Puskesmas untuk lapor ke kantor polisi.
"Saya kaget kenapa malah disuruh lapor ke kantor polisi. Ternyata saya diberitahu bahwa anak saya sudah tidak perawan dan robek searah jarum jam 6," katanya.
Baca juga: Keterangan Resmi Paspampres Soal Viral Bikers Terobos Ring 1 Ditendang: Sebenarnya Bisa Ditembak
Baca juga: Jadwal Serie A Liga Italia Pekan Ini, Big Match AS Roma Vs AC Milan dan Verona Vs Juventus
Baca juga: Update Virus Corona Kota Semarang Sabtu 27 Februari 2021, Pedurungan Tertinggi Disusul Tembalang
Hal itu diketahui berdasarkan hasil visum yang dilakukan pihak puskesmas.
Akhirnya, D mendesak dan korban mengaku telah diperkosa oleh seorang oknum guru silat yaitu S (38) pada 10 November 2020 lalu.
"Saya langsung melaporkan kejadian ini ke Polres Sragen akhir Desember lalu," ujarnya.
Sering Nonton Film Porno
Dari informasi yang didapat, W dirudapaksa S di sebuah rumah kosong.
Sebelum merudapaksa korban, S sempat mengajak W untuk menonton video porno.
Selesai menonton film porno, korban diperkosa oleh S.
Ayah W, yakni D, menjelaskan bahwa saat kejadian, putri kecilnya itu tak bisa melawan lantaran kedua tangannya diangkat.
"Bagian ulu hati anak saya juga digencet oleh si pelaku."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ilustrasi-pemerkosaan-pencabulan.jpg)