Rabu, 15 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Nasional

Jhoni Allen Marbun: AHY Berada di Puncak Gunung, Tapi Tidak Pernah Mendaki

Mantan kader Partai Demokrat, Jhoni Allen Marbun, mengklaim terpilihnya AHY sebagai Ketua Umum telah didesain oleh SBY.

Editor: m nur huda
Tribunnews/HERUDIN
Jhoni Allen Marbun usai diperiksa penyidik di Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan, Selasa (7/1/2014). Jhoni Allen Marbun kini dipecat oleh DPP Partai Demokrat karena terlibat upaya kudeta terhadap kepemimpinan AHY. 

TRIBUNJATENG.COM - Mantan kader Partai Demokrat, Jhoni Allen Marbun, mengklaim terpilihnya Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai Ketua Umum telah didesain terlebih dulu oleh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Seperti diketahui, AHY terpilih menjadi Ketua Umum Partai Demokrat pada Maret 2020 secara aklamasi.

Dilansir Kompas.com, keputusan tersebut diambil setelah sidang paripurna melakukan verifikasi dan menyatakan AHY memenuhi persyaratan menjadi Ketua Umum dalam Kongres V Partai Demokrat 2020 di Senayan, Jakarta, Minggu (14/3/2020).

Baca juga: Pedagang Nasgor Asal Tegal Mesum dengan Mantan Karyawan Digerebek Warga, Langsung Dinikahkan

Baca juga: Anggota TNI Hajar Pengendara Motor Bunyikan Klakson di Depan Masjid hingga Babak Belur

Baca juga: Dosen FKIP Unissula Semarang Raih Gelar Doktor Pendidikan Matematika dari Unnes

Baca juga: Razia Balap Liar di Ungaran, Satlantas Polres Semarang Ringkus 55 Orang

Namun, menurut Jhoni, terpilihnya AHY sebagai Ketua Umum adalah hal yang disengaja.

Ia menuding SBY telah merekayasa Kongres V Partai Demokrat kala itu.

Selain Kongres V, Jhoni juga menuduh SBY merekayasa Kongres IV di Surabaya pada 2018 silam.

Jhoni Allen Marbun. Setelah dipecat oleh DPP Partai Demokrat, politikus senior Jhoni Allen Marbun akhirnya buka suara soal tuduhan kudeta di tubuh Partai Demokrat.
Jhoni Allen Marbun. Setelah dipecat oleh DPP Partai Demokrat, politikus senior Jhoni Allen Marbun akhirnya buka suara soal tuduhan kudeta di tubuh Partai Demokrat. (Youtube Sidoel Jak)

"Pada Kongres keempat 2018 di Surabaya, SBY merekayasa jalannya kongres agar dia menjadi calon tunggal sebagai Ketua Umum Partai Demokrat."

"Inilah bentuk pengingkaran janjinya terhadap dirinya sendiri dan para kader Demokrat di seluruh tanah air," ungkap Jhoni Allen Marbun dalam video, dikutip Tribunnews.com, Selasa (2/3/2021).

"Selanjutnya, pada Kongres kelima 2020 di Senayan, Jakarta, kembali SBY merekayasa tata cara kongres tidak sesuai bagaimana mestinya."

"Pembahasan dan penetapan tata tertib acara tidak dilakukan, dimana salah satu isinya membahas syarat dan tata cara pemilihan ketua umum."

"Selain itu, tidak ada laporan pertanggung jawaban dari ketua umum SBY," imbuh dia.

Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono saat menyampaikan pidato politik memperingati 17 Tahun Partai Demokrat di Djakarta Theater, Jakarta, Senin (17/9/2018)
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono saat menyampaikan pidato politik memperingati 17 Tahun Partai Demokrat di Djakarta Theater, Jakarta, Senin (17/9/2018) (Abror Rizki)

Lebih lanjut, Jhoni mengatakan SBY kemudian mendesain Ketua DPD Partai Demokrat di Indonesia untuk mendeklarasikan AHY menjadi ketua umum.

"Selanjutnya, SBY mendesain ketua-ketua DPD seluruh Indonesia untuk men-declare AHY menjadi ketua umum. Itulah yang mereka sebut aklamasi," katanya.

Karena itu, Jhoni menilai AHY berada di puncak gunung tanpa mendaki.

Ia pun menganggap AHY tidak tahu cara mengatasi masalah yang terjadi dalam Partai Demokrat.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved