Breaking News:

Techno

Gara-gara Bikin iPhone Lemot, Apple Dituntut Rp 120 Miliar

Gugatan hukum kembali harus dihadapi Apple yang diduga sengaja membuat perangkat iPhone menjadi "lemot".

KOMPAS.com/Bill Clinten
Ilustrasi - logo Apple di depan Apple Store Beijing 

"Apple menyadari pembaruan tersebut akan menyebabkan perangkat menjadi lambat dan gangguan kinerja lainnya, namun, Apple masih mendorong pemilik model-model iPhone 6 untuk melakukan update iOS ke versi terbaru," kata perwakilan Deco Proteste.

Sebagai informasi, Undang-undang Eropa melarang praktik komersial yang tidak adil, menipu, dan agresif.

Deco Proteste menuduh Apple melanggar aturan tersebut karena melakukan praktik "penurunan performa yang direncanakan" tanpa ada pemberitahuan kepada pengguna terlebih dahulu.

Sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Apple Insider, Rabu (3/3/2021), Deco Proteste bersama organisasi Euroconsumers sebenarnya telah mencoba beberapa cara alternatif untuk meminta tanggapan Apple atas kasus ini sejak 2018 lalu.

 
Namun, selama tiga tahun, Apple tidak menggubris permintaan tanggapan tersebut.

Sehingga akhirnya pada Senin (1/3/2021), Deco Proteste resmi melayangkan gugatan terhadap Apple.

Bukan yang pertama

Tuduhan soal kesengajaan membuat perangkat Apple lawas menjadi lemot ini sebenarnya juga terjadi pada 2017.

Apple kala itu menggulirkan pembaruan iOS 10.2.1 dan iOS 11.2.

Saat itu, Apple diketahui tidak menginformasikan kepada para pengguna iPhone lawas bahwa dua pembaruan iOS tersebut bisa membuat kinerja perangkat menjadi lebih lambat.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved