Jumat, 17 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Liputan Khusus

Supri Pengapon Semarang Sering Cekcok dengan Sopir Gara-gara Warungnya Tertutup Truk

Supri Sering Cekcok dengan Sopir Gara-gara Warungnya Tertutup Truk. Kenapa makin marak truk parkir di baju jalan? Siapa yang berwenang tertibkan?

Editor: iswidodo
TRIBUN JATENG/FAIZAL M AFFAN
Sejumlah truk parkir di pinggir dan bahu jalan jalur Pantura di Kota Semarang, Maret 2021 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Beberapa kasus kecelakaan melibatkan truk yang sedang parkir di pinggir jalan. Meski sudah dipasang segitiga pengaman di belakang truk tersebut.

Fenomena truk parkir di pinggir atau bahu jalan raya saat ini makin marak, terutama di jalur Pantura.

Selain mengganggu pengguna jalan lain, truk-truk yang parkir di pinggir jalan kadang juga menutupi akses warung.

Sebut saja Supri warga yang tinggal di sekitar Jalan Pengapon Semarang.

Dia menjelaskan dirinya kerap kali bersitegang dengan sopir truk.

Sebab, terkadang para sopir itu tidak melihat bahwa truknya menutupi warung milik Supri.

"Kalau sudah ketutup sama truk otomatis orang lain tidak akan ada yang tahu. Mereka kadang alasannya cuma sebentar, tapi bisa sampai berjam-jam. Jadi saya kadang suka marah ke sopir truk supaya parkirnya jangan di sekitar sini," kata Supri.

Pedagang nasi kucing ini berharap pihak berwajib menertibkan sopir truk yang nekat parkir sembarangan.

"Kalau bisa ada penertiban secara rutin. Biar sopir-sopir itu jera dan tidak sembarangan memarkirkan truknya. Bila tidak, tolong sediakan lahan parkir khusus truk dekat sini," pintanya.

Tak hanya Supri, Johari yang masih tinggal di daerah yang sama dengan Supri juga ikut merasa terganggu.

Dia merasa truk yang parkir di bahu jalan mengganggu lalu lintas jika saat sore hari.

"Kalau siang tidak masalah, karena jalan tak terlalu ramai. Tapi kalau sore, pasti akan bikin macet. Tolong itu ditertibkan supaya tidak mengganggu yang lain," tegas Johari.

Johari menyebut, truk-truk yang parkir di pinggir jalan juga memicu terjadinya kecelakaan.

Tak jarang ada beberapa pengguna jalan yang terkena apes menabrak bagian belakang truk.

"Sebulan sekali pasti ada yang kena. Kasian mereka tidak salah. Itu karena posisi bak truk yang sebagian menjorok ke jalan. Semoga bisa segera ditertibkan," pungkasnya.
==================================
- Banyak truk parkir di pinggir jalan raya
- Pengguna jalan khawatir picu kecelakaan
- Satlantas sebut ancaman denda Rp 250 ribu
- Eks Terminal Terboyo bisa muat 350 truk
==================================
Rahman seorang pengemudi transportasi online mengaku was-was bila lewat di samping truk yang lagi berhenti.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved