Kamis, 23 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Internasional

Obama Ingin Bikin Grup Chat Berisi Pemimpin Dunia, Akan Masukan Sejumlah Nama Berikut Ini

Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama mengungkapkan harapannya jika ada sarana komunikasi antar pemimpin dunia, berupa grup chat.

Editor: m nur huda
PABLO MARTINEZ MONSIVAIS/ASSOCIATED PRESS
Presiden AS Barrack Obama menunjukkan smartphone BlackBerry miliknya yang sempat tertinggal di Gedung Putih 

TRIBUNJATENG.COM, WASHINGTON DC - Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama mengungkapkan harapannya jika ada sarana komunikasi antar pemimpin dunia, berupa grup chat.

Grup chat yang ideal baginya berisi para pemimpin dunia akan mencakup Paus Fransiskus, Dalai Lama, Kanselir Jerman Angela Merkel, dan mantan Perdana Menteri India Manmohan Singh.

"Dalai Lama, saya menyukai orang itu, Paus Francis juga orang yang benar-benar baik," kata Obama dalam wawancara dengan Skimm melansir Business Insider pada Jumat (12/3/2021).

Obama juga mengatakan mungkin akan memasukkan Ratu Elizabeth II.

Baca juga: Keluar dari Kerajaan Inggris, Pangeran Harry Berbekal Warisan Putri Diana, Segini Jumlahnya

Ratu Elizabeth II
Ratu Elizabeth II (AFP)

Pemimpin Monarki itu disebut punya selera humor yang unik, tidak seperti yang dipikirkan kebanyakan orang.

Obama bertemu dengan Dalai Lama, pemimpin spiritual Buddha Tibet, beberapa kali selama dan setelah kepresidenannya.

Pertemuan itu antara lain saat menyambutnya di Gedung Putih pada 2015.

Pada 2016 keduanya juga bertemu untuk mengungkapkan keberatan kepada pemerintah China.

Dalai Lama
Dalai Lama (Net)

Dalai Lama saat itu tinggal di pengasingan di India.

Pertemuan dengan Pemimpin Gereja Katolik Roma juga dilakukan di Gedung Putih pada 2015.

Dalam kunjungan ke Washington DC saat itu, Paus menyampaikan pidato yang terbilang langka dilakukan dalam sesi gabungan dengan Kongres AS.

"Saya baru saja menyampaikan Anda (reporter) semua berperilaku jauh lebih baik dari biasanya," canda Obama kepada media Gedung Putih di Oval Office sambil duduk di samping Paus saat itu.

Obama juga memiliki hubungan diplomatik yang erat dengan Merkel.

Presiden Obama disambut oleh Kanselir Jerman Angela Merkel di kota Kruen.
Presiden Obama disambut oleh Kanselir Jerman Angela Merkel di kota Kruen. (Reuters)

Keduanya berbagi pendekatan yang sama dalam berbagai masalah, dengan watak lebih tenang dan bijak.

Hal itu berbeda dengan hubungan yang lebih tegang antara Merkel dengan mantan Presiden ke-45 AS Donald Trump.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved