Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Vaksinasi

195 Orang di Semarang Positif Covid-19 Setelah Mendapat Suntikan Vaksin Corona, Mayoritas Nakes

35 orang penerima vaksin kedua di Kota Semarang terkonfirmasi positif Covid-19. Sementara itu jumlah angka positif dari mereka.

Editor: rival al manaf
Tribun Jateng/ Agus Iswadi
Pedagang Pasar Wisata Tawangmangu Kabupaten Karanganyar saat menerima vaksinasi, Sabtu (13/3/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - 35 orang penerima vaksin kedua di Kota Semarang terkonfirmasi positif Covid-19.

Sementara itu jumlah angka positif dari mereka yang baru menerima vaksin pertama lebih banyak, yakin 160 orang.

Data tersebut disampaikan Dinkes Kota Semarang, agar masyarakat  tetap menjaga protokol kesehatan.

Baca juga: Jateng Ubah Kebijakan Vaksinasi Soal Usia, Ganjar: Kalau Saya Vaksin Hari Ini, Saya Termasuk Lansia

Baca juga: Mudik Diperbolehkan, Ganjar Minta Sopir Diprioritaskan Dapat Vaksinasi Covid-19

Baca juga: MUI Keluarkan Fatwa, Vaksinasi Covid19 saat Ramadan Tak Batalkan Puasa

Baca juga: Perempuan Tunanetra Semarang Disuruh Pegang Alat Vital: Lapor Polisi Tak Ada yang Percaya

Pemerintah Kota Semarang telah melaksanakan vaksinasi pertama bagi tenaga kesehatan sebanyak 94.213 orang.

Dari jumlah sebanyak itu, ada 160 orang atau 0,17 persennya diketahui terpapar Covid-19 usai beberapa hari divaksin pertama.

Sementara untuk pelaksanaan vaksinasi kedua bagi lansia dan pelayanan publik hingga saat ini sudah dilakukan terhadap 37.942 orang.

Namun, belum ada 28 hari usai menerima suntikan kedua, diketahui ada 35 orang atau 0,88 persennya terkonfirmasi positif Covid-19.

Dengan demikian, Dinas Kesehatan Kota Semarang mencatat total 195 orang terkonfirmasi positif Covid-19 setelah vaksinasi Covid-19.

"Mereka ada teman-teman dari nakes, lansia, pemerintah, BUMN."

"Sebagian besar memang dari nakes karena berisiko tinggi."

"Hanya ada empat orang yang bergejala," jelas Kepala Dinkes Kota Semarang, Abdul Hakam kepada wartawan, Rabu (17/3/2021).

Hakam mengungkapkan, empat orang yang bergejala tersebut telah menjalani karantina terpusat dan rumah sakit.

"Empat orang yang ada gejala itu ada dua orang isolasi di Rumah Dinas Wali Kota dan dua orang isolasi di rumah sakit tapi tidak sampai masuk ICU," katanya.

Dia mengimbau, kepada masyarakat agar selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan meski sudah divaksin.

Sebab, vaksinasi bukan untuk mencegah kemungkinan penularan virus corona.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved