Berita Temanggung
Kebakaran Tanki BBM di SPBU Temanggung, Pertamina Lakukan Investigasi, Netizen Justru Minta Ini
Peristiwa kebakaran mobil tangki BBM di SPBU Temanggung sempat menggegerkan dunia maya. Meski demikian warganet fokus pada kesigapan petugas SPBU.
TRIBUNJATENG.COM, TEMANGGUNG - Peristiwa kebakaran mobil tangki BBM di SPBU Temanggung sempat menggegerkan dunia maya.
Meski demikian warganet fokus pada kesigapan petugas SPBU, yang tepat melakukan pencekagah sehingga api tidak membesar.
Kebakaran itupun tidak menimbulkan kerugian berarti dan korban jiwa.
Baca juga: Deretan Sanksi untuk Junta Militer Myanmar, dari AS, Uni Eropa hingga Inggris
Baca juga: Ini Isi Permintaan Maaf BWF Ditujukan untuk Presiden Jokowi & Rakyat Indonesia
Baca juga: Kelamaan Nunggu Gerak Pemerintah, Warga Perbatasan Indonesia Malaysia Hibahkan Tanah untuk Puskesmas
Baca juga: Kunci Jawaban Tema 8 Kelas 4 Halaman 142,143, 144, 145, 146, 147, 150, Subtema 3 Pembelajaran 3
Sebuah video rekaman CCTV yang menunjukkan peristiwa kebakaran di SPBU viral di media sosial Instagram.
Dalam video itu terlihat seorang petugas sedang melakukan bongkar BBM di sebelah truk tanki Pertamina.
Namun, tiba-tiba muncul percikan api di bawah truk.
Petugas pun seketika mencabut dan menyeret selang berisi BBM jauh dari truk.
Tak lama kemudian, sejumlah petugas membawa alat pemadam kebakaran dan berhasil memadamkan kobaran api.
"Kamera CCTV kevakaran SPBU Kampir pagi tadi, kebakaran terjadi saat bongkar muat BBM," tulis akun @temanggungzone.
Pertamina Unit Manager Communication, Relations & CSR Pertamina MOR IV Jawa Tengah Brasto Galih Nugroho membenarkan adanya kebakaran tersebut.
Kebakaran terjadi pada Minggu (21/3/2021) pukul 10.20 WIB di SPBU 44.65208 Temanggung, Jawa Tengah.
Menurutnya, percikan api muncul pada kopler mobil tangki dan hose saat proses bongkar BBM di SPBU.
"Terjadi percikan api pada kopler mobi tangki dan hose saat proses bongkar BBM di SPBU 44.65208, Temanggung pada Minggu (21/3) sekitar pukul 10.20 WIB," kata Brasto saat dikonfirmasi Kompas.com, Senin (22/3/2021).
Namun, penyebab adanya percikan api tersebut masih dalam proses investigasi.
Brasto menuturkan, tak ada korban jiwa dalam insiden itu.