Breaking News:

Terorisme

Penangkapan Terduga Teroris Bambang Setiono Gagalkan Beberapa Serangan Bom Berikut Ini

Penangkapan terduga teroris Bambang Setiono membuat beberapa serangan aksi teror gagal.

KOMPAS.com/FABIAN JANUARIUS KUWADO
Rumah terduga teroris yang menyerang di Mabes Polri di Gang Taqwa, bilangan Ciracas, Jakarta Timur itu telah dipasangi garis polisi, Rabu (31/3/2021) malam. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Penangkapan terduga teroris Bambang Setiono membuat beberapa serangan aksi teror gagal.

Pasalnya setelah ditangkap, ia mengaku merencanakan dalam penyerangan terhadap orang dan toko milik warga keturunan.

Pria itu merupakan perakit dan perencana aksi serangan.

Pengakuan itu disampaikan oleh Bambang Setiono melalui video yang beredar di kalangan awak media.

Baca juga: Presiden Jokowi Bantu Istri Terduga Teroris yang Terjerat Utang Bank

Baca juga: Densus 88 Pantau Kelompok Jamaah di Yogya yang Diduga Terlibat Terorisme

Baca juga: Kecurangan Pilpres Jadi Alasan Terduga Teroris Zulaimi Agus Jadi Pembuat Bom

Baca juga: Pengakuan Terduga Teroris Junaidi, Jemur Bahan Peledak di Depan Rumah 3 Hari, Tetangga Tidak Tahu

Dalam video itu, awalnya dia mengaku sebagai salah satu simpatisan FPI sejak Desember 2020 lalu.

"Saya Bambang Setiono mengaku bahwa menjadi simpatis FPI sejak awal Desember 2020. Bergabung majelis Latif Alyasin," kata Bambang.

Bambang menyatakan dirinya mengetahui pembuatan bom aseton peroksida (TATP) yang dilakukan Zulaimi Agus atas perintah Husein Hasni.

Ia juga mengakui telah merencanakan penyerangan bom molotov terhadap toko usaha hingga tokoh warga keturunan.

"Merencanakan penyerangan di SPBU dengan menggunakan bom molotov untuk menuntut bebasnya HRS dan merencanakan aksi pelemparan bom warga keturunan atau toko usaha milik warga keturunan," ujar dia.

Ia juga mengaku telah merencanakan aksi penyerangan dengan ketapel dan peluru gotri jika terjadi kerusuhan saat demo di daerah Jakarta.

Tak hanya itu, Bambang juga merencanakan untuk memberikan serbuk bahan peledak ke sejumlah daerah.

"Merencanakan pemberian serbuk HCL03 terhadap setiap DPC dan DPW wilayah Bandung melalui Habib Mukri dan wilayah Brebes melalui Habib Hasan," ungkap dia.

Baca juga: Istri Almarhum Didi Kempot Bawakan Lagu Sinetron Ikatan Cinta Versi Jawa

Baca juga: Andika, Pemuda Kulonprogo yang Jadi Pembunuh Berantai, Eksekusi Dua Teman Wanitanya untuk Hal Ini

Baca juga: Not Angka Potong Bebek Angsa

Baca juga: 5 Drakor On Going Rating Tinggi Maret 2021 Vincenzo hingga Navillera

Bambang memastikan pengakuannya dalam video tersebut merupakan tanpa paksaan dari pihak manapun.

"Demikian pernyataan ini saya buat sebenarnya-benarnya tanpa paksaan dari pihak manapun," jelasnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Terduga Teroris Sudah Rencanakan Lempar Bom Molotov dan Penyerangan Jika Terjadi Kerusuhan Saat Demo, 

Editor: rival al manaf
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved