Breaking News:

Berita Karanganyar

Hadapi Larangan Mudik, Pendataan Pemudik Asal Jatiyoso Karanganyar Dimulai Pekan Depan

Pendataan pemudik asal Kecamatan Jatiyoso Kabupaten Karanganyar guna pemantauan selama berada di kampung halaman akan dimulai pada pekan depan.

Tribun Jateng/ Agus Iswadi
Rapat koordinasi dengan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo secara virtual di Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Rabu (7/4/2021). 

Penulis: Agus Iswadi

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Pendataan pemudik asal Kecamatan Jatiyoso Kabupaten Karanganyar guna pemantauan selama berada di kampung halaman akan dimulai pada pekan depan.

Plt Camat Jatiyoso, Kusbiyantoro menyampaikan, ada sekitar 6.000 perantau asal Kecamatan Jatiyoso yang tersebar di Jabodetabek serta luar pulau Jawa seperti Sulawesi dan Kalimantan.

Namun mayoritas berasal dari Jabodetabek.

Berkaca dari momen lebaran sebelumnya, para pemudik biasanya sudah mulai berdatangan sebelum puasa dan awal puasa.

Baca juga: Mantan Napi Terorisme: Sekarang Belajar Bikin Aksi Teror Cukup dari Media Sosial

Baca juga: Sebelum Larangan Mudik Berlaku, Ratusan Santri Ponpes Gontor Dipulangkan Tiba di Solo 

Baca juga: Kemenag Blora Persilakan Warga Gelar Tarawih Berjemaah, Buka Bersama hingga Nuzulul Quran

Pendataan pemudik dimulai pekan depan.

Sehingga, Satgas Jogo Tonggo di tingkat RT dan RW diharapkan dapat lebih optimal guna pemantauan dan pengawasan para pemudik yang tiba di kampung halaman.

"Saya serahkan jogo tonggo, RT dan RW mendata siapa yang mudik. Memastikan nama, alamat dan asal perantauan. Kalau asal perantauan zonanya mengkhawatirkan, kita minta isolasi," katanya saat dihubungi Tribunjateng.com, Rabu (7/4/2021). 

Pendataan itu akan dilaporkan secara rutin seminggu sekali. Lanjutnya, dengan data yang diperoleh dari tingkat RT dan RW, pihak kecamatan bersama petugas puskesmas akan melakukan pemantauan. 

"Zona mengkhawatirkan, kita cek kesehatannya. Kita pantau selama seminggu. Kalau tidak ada gejala, kemungkinan orang itu sehat," ucapnya. 

Halaman
12
Penulis: Agus Iswadi
Editor: rival al manaf
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved