Breaking News:

Berita Regional

Pria Ini Tutup Jalan Umum dengan Tembok, Salah Satu Alasannya karena Pernah Diklakson Pengendara

Dia dengan beraninya menutup jalan umum di perumahan dengan membangun tembok batu bata.

KOMPAS.COM/IDON
Seorang pengendara sepeda motor yang hendak menuju perumahan terpaksa putar balik karena jalan ditutup dengan tembok batu bata di Kelurahan Penghentian Marpoyan, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, Riau, Kamis (15/4/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, PEKANBARU - Kelakuan pria bernama Nur Sayuti bikin geleng-geleng kepala.

Dia dengan beraninya menutup jalan umum di perumahan dengan membangun tembok batu bata di RT 01 RW 01 Kelurahan Penghentian Marpoyan, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, Riau.

Tak tanggung-tanggung, tembok batu bata yang dibangun untuk menutup jalan dekat rumahnya itu setinggi 2,5 meter.

Baca juga: Seorang Anggota Kopassus Grup 2 Dibunuh Terapis Sukoharjo, Jenazah Dikubur di Dapur

Baca juga: Kebakaran di Banyumanik Semarang Dini Hari Tadi Hanguskan Hampir Seluruh Bagian Rumah Andry

Baca juga: Akun Instagram Felicia Tissue Aktif Kembali, Unggah Pesan Ini, Sindir Kaesang Pangarep?

Baca juga: Ganjar Pranowo Ngakak Ketemu Lagi Santri Bercita-cita Jadi Ambulans

Warga atau kendaraan pun tak bisa lagi melintas.

Ketua RW 01 Rahmat saat diwawancarai Kompas.com mengatakan, jalan itu sudah empat hari dipasang tembok batu bata.

"Sudah tiga hari jalan ditutup. Dia (Sayuti) mengklaim tanah jalan itu miliknya," kata Rahmat, Kamis (15/4/2021).

Dia mengatakan, tanah itu merupakan milik istri Sayuti bernama Dian Sukma yang bekerja di Sekretariat DPRD Kota Pekanbaru.

Namun, dulunya dibuat jalan sebagai akses keluar masuk perumahan dan untuk menuju jalur dua Jalan Kaharuddin Nasution.

Kata Rahmat, jalan itu sudah diaspal sejak 13 tahun yang lalu.

Belakangan, ditutup oleh pria yang merupakan pensiunan Bea Cukai.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved