Breaking News:

Berita Nasional

Hakim Pertanyakan Ketokohan Rizieq Ke Kasatpol PP Bogor Soal Kerumunan Megamendung

Sidang kasus kerumunan yang melibatkan mantan pemimpin Front Pembela Islam ( Habib Rizieq) kembali dilanjutkan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur

Editor: m nur huda
KOMPAS.com/NIRMALA MAULANA ACHMAD
Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur melanjutkan sidang kasus kerumunan yang terjadi di Petamburan, Jakarta Pusat dan Megamendung, Puncak, Kabupaten Bogor dengan terdakwa Rizieq pada hari ini, Senin (19/4/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Sidang kasus kerumunan yang melibatkan mantan pemimpin Front Pembela Islam (Habib Rizieq Shihab) kembali dilanjutkan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Senin (19/4/2021).

Agenda sidang kali ini adalah pemeriksaan saksi di kerumunan yang terjadi di kawasan Megamendung, Bogor, Jawa Barat, pada 13 November 2020 lalu.

Kerumunan terjadi di tengah pandemi Covid-19, di mana masyarakat diwajibkan untuk menjaga protokol kesehatan demi menekan laju penularan virus.

Baca juga: 5 Pelaku Pengeroyok Anggota Brimob & Kopassus Dikabarkan Sudah Ditangkap, 2 Masih Buron

Baca juga: Anggota Brimob yang Tewas Sopir Jenderal, Anggota TNI yang Terluka Prajurit Kopassus Grup 3

Baca juga: Penyuntikan Vaksin Nusantara di RSPAD Gatot Subroto, Disebut Bukan Program TNI

Baca juga: Netizen Berhasil Kumpulkan Jejak Jozeph Paul Zhang yang Mengaku Nabi ke-26, Sudah Beraksi Sejak 2017

Untuk diketahui, Rizieq baru saja kembali ke tanah air pada 10 November 2020 setelah menetap selama lebih dari tiga tahun di Arab Saudi.

Sebelumnya, ia tersandung sejumlah kasus, termasuk kasus chat mesum.

Markas Syariah Front Pembela Islam (FPI) di Megamendung, Kabupaten Bogor didatangi Habib Rizieq Shihab, Jumat (13/11/2020).
Markas Syariah Front Pembela Islam (FPI) di Megamendung, Kabupaten Bogor didatangi Habib Rizieq Shihab, Jumat (13/11/2020). (TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy)

Kasatpol PP Kab. Bogor jadi saksi

Salah satu saksi yang dihadirkan adalah Kepala Satpol PP Kabupaten Bogor, Agus Ridallah.

Dalam pemeriksaan tersebut, Hakim Suparman Nyompa menanyakan langkah apa yang dilakukan oleh Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor, termasuk Dinas Satpol PP, untuk mengantisipasi kerumunan pendukung Rizieq.

Agus mengatakan, Satpol PP bersama dengan TNI dan Polri melaksanakan apel gabungan pada tanggal 12 November 2021 untuk mengantisipasi kerumunan di hari berikutnya.

"Saya perintahkan kepada sekdis untuk mengantisipasi sekaligus melakukan upaya-upaya pencegahan terjadinya pelanggaran protokol kesehatan," ujar Agus.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved