Breaking News:

Berita Viral

Asal-Usul THR Jelang Hari Raya Idul Fitri, Ternyata Melalui Sejarah Panjang Sejak Presiden Soekarno

THR adalah hak pendapatan pekerja yang wajib dibayarkan oleh pengusaha kepada pekerja menjelang Hari Raya Keagamaan yang berupa uang

Tribun Jateng/Yayan Isro Roziki
Petugas kepolisian bersenjata lengkap menjaga pembagian THR untuk buruh PT. Djarum, Kamis (15/6/2017). 

TRIBUNJATENG.COM - Bulan Ramadan merupakan bulan yang penuh berkah bagi umat Muslim.

Tak terasa, hari kemenangan yang ditunggu-tunggu akan segera tiba.

Tradisi-tradisi kultural di Indonesia menjelang Lebaran pun turut menyemarakkan Hari Raya Idul Fitri ini.

Ada persiapan menjelang masa mudik, berbelanja keperluan Lebaran, dan juga para pekerja menerima Tunjangan Hari Raya (THR) untuk menyiapkan segala keperluan di hari besar nanti.

THR adalah hak pendapatan pekerja yang wajib dibayarkan oleh pengusaha kepada pekerja menjelang Hari Raya Keagamaan yang berupa uang.

Tahukah Anda bagaimana sejarah dari keberadaan THR di Indonesia ini?

Baca juga: Hotma Sitompul Minta Desiree Memecatnya, Hotman Paris Cerita Rasa Terkejutnya Pertama Desi Datang

Baca juga: Tisya Erni Bicara, Menolak Disebut Pelakor Namun Akui Dekat dengan Sule, Nathalie Holscher Minggat

Baca juga: Sifat Wanita yang Paling Disukai Pria, Jatuh Cinta hingga Menjalin Hubungan Serius

Melansir dari Kabarburuh.com, sejarah kemunculan THR pertama kali itu muncul pada masa pemerintahan Presiden Soekarno.

Tepatnya pada era kabinet Soekiman Wirjosandjojo.

Kabinet tersebut dilantik pada tahun 1951 dan memiliki program yang salah satunya untuk meningkatkan kesejahteraan pamong pradja yang kini dikenal dengan sebutan Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Semula, tunjangan diberikan hanya kepada aparatur negara alias PNS.

Halaman
1234
Editor: muslimah
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved