Breaking News:

Berita Viral

Puspa Kaget Saat Bangun Suami Sudah Ada di Atas Perutnya, Sementara Tetangga Gedor Pintu

Puspa Dewi mengaku sakit di bagian badan karena jari tangan putus seperti dimutilasi dan patah serta kepala bocor kelihatan

Editor: muslimah
SRIPOKU.COM / Edison
Puspa Dewi nyaris tewas dianiaya suami, jari tangan putus, mulut robek dan kepala bocor, Kamis (22/4/2021) 

TRIBUNJATENG.COM - Firmansyah, pelaku penganiayaan terhadap istrinya Puspa Dewi yang nyaris tewas, diduga memiliki keperibadian ganda.

Puspa Dewi, yang dibincangi di RSUD Prabumulih, mengakui sang suami terkadang berprilaku sangat sayang lalu tiba-tiba berubah menjadi pemarah dan itu terjadi terus berulang-ulang.

"Suami itu kadang sayang sekali dan kadang temperamen marah-marah, kadang baik dan kadang tiba-tiba jadi pemarah," ungkap Puspa Dewi diwawancarai sejumlah wartawan, Kamis (22/4/2021) kemarin.

Puspa Dewi menuturkan, sebelum kejadian penganiayaan terhadap dirinya tidak ada masalah dengan sang suami, bahkan sempat menunaikan sahur dan salat subuh bersama.

Baca juga: Kata Bbby Nasution pada Lurah yang Dipecatnya: Tidak Ngaku, Ini Saya Ada Rekamannya

Baca juga: India Babak Belur karena Corona, Pria Ini Gunakan Sarang Burung Sebagai Masker, Ini Kisahnya

Baca juga: Kronologi Brigadir NS Cabuli Ibu Mertua, Dilakukan Berkali-kali di Kamar hingga di Pinggir Jalan

"Kami sempat subuh dan sahur bersama tapi tidak tau tiba-tiba dia ingin membunuh saya," katanya.

Ibu dua anak itu mengaku dirinya selesai sahur berpamitan tidur lebih dulu dengan sang suami, lalu tiba-tiba dirinya terbangun dengan kondisi Firmansyah di atas perutnya dengan tangan kiri mencekik leher dan tangan kanan memasukkan tangannya ke mulut.

"Saya bangun leher saya dicekik dan tangan saya dimasukkannya ke leher sampai tulang tenggorokan, dia mau bunuh saya.

Lalu ada adik saya sama tetangga teriak-teriak di luar minta buka kan pintu," ungkapnya.

Diduga panik dengan teriakan itu, Firmansyah kemudian mengambil handphone dan uang arisan Puspa Dewi dan membuka pintu lalu kabur.

"Tidak tau kenapa dia mau bunuh aku, kalau masalah sering (cekcok) tapi masalah ekonomi rumah tangga, dia memang sering kasar, kalau salah jawab saja memukul, jambak rambut dan nendang," ceritanya dengan suara serak.

Halaman
1234
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved