Berita Nasional
Pandemi Perkuat Transformasi Dakwah GP Ansor di Wilayah Digital
Penguatan strategi dakwah inilah yang juga menjadi latar belakang Ansor mengusung tema Harlah tahun ini, yakni Transformasi Media Juang, Pagar Baja Ge
TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA – Gerakan Pemuda (GP) Ansor menegaskan tak berdiam diri kendati pandemi Covid-19 belum kunjung henti hingga kini.
Di tengah situasi yang penuh kontraksi, Ansor terus terlibat aktif dalam upaya bersama pengendalian Covid-19 di Indonesia.
Selain itu, pandemi yang melanda 14 bulan terakhir justru semakin menguatkan transformasi model dakwah GP Ansor.
Demikian ditegaskan Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas di sela Puncak Hari Lahir (Harlah) ke-87 GP Ansor di Jakarta, Sabtu (24/4/2021) malam sebagaimana keterangan tertulis pada tribunjateng.com.
Baca juga: Baznas Kota Semarang & Hotel Horison Nindya Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak Yatim
Baca juga: Geger Bendungan Wadas Purworejo, Dewan Minta Gubernur Bertindak: Hari Gini Ada Bentrokan
Baca juga: KRI Nanggala 402 Diperkirakan di Kedalaman 850 Meter, KSAL: Menyulitkan Pengangkatan
Baca juga: Jokowi Desak Junta Militer Myanmar Hentikan Kekerasan, Min Aung Akan Penuhi Permintaan ASEAN
Hadir dalam kesempatan ini, Sekretaris Jenderal Abdul Rochman, Wakil Ketua Umum Mohammad Haerul Amri, dan jajaran pengurus harian dan Satkornas Banser.
Dalam kegiatan Harlah yang dibarengkan dengan Peringatan Nuzulul Qur’an tersebut, Gus Yaqut mengatakan, para kader Ansor cepat tanggap dan mudah beradaptasi meski dalam situasi pandemi.
Namun karena kondisinya masih belum normal, maka upaya dakwah pun menuntut adanya perubahan-perubahan strategi.
“Hal ini justru dimanfaatkan para kader Ansor untuk mempercepat transformasi model dakwah yang berbasis teknologi, termasuk menggunakan berbagai platform media sosial,” ujar Gus Yaqut, sapaan akrabnya.
Di antara terobosan model dakwah yang terakhir diusung Ansor adalah dengan menggunakan siaran podcast.
Bahkan dalam rangkaian Harlah ke-87 ini, Pimpinan Pusat GP Ansor menggelar siaran live podcast selama 87 jam yang dimulai sejak Minggu (18/4/2021) hingga Sabtu (24/4/2021).
Siaran yang disebar antara lain lewat YouTube, Facebook, Instagram, dan Twitter itu menghadirkan berbagai narasumber serta kader Ansor dari berbagai daerah.
“Model dakwah ini sangat strategis karena pesan yang disampaikan bisa tuntas dan juga bisa tersebar luas ke penjuru nusantara bahkan dunia dalam waktu cepat,” ujar Gus Yaqut.
Menurut pria yang juga Menteri Agama ini, pemanfaatan teknologi tesebut sejatinya bagian dari penguatan model dakwah yang telah lama disiapkan oleh Ansor.
Namun pandemi Covid-19 yang tiba-tiba melanda membuat percepatan transformasi itu menuntut untuk segera direalisasikan.
Penguatan strategi dakwah inilah yang juga menjadi latar belakang Ansor mengusung tema Harlah tahun ini, yakni Transformasi Media Juang, Pagar Baja Gerakan Kita.