Pemudik Bawa Hewan dan Tanaman Ilegal Dicegat Balai Karantina Tanjung Emas Semarang
Balai Karantina Pertanian Kelas I Semarang melakukan operasi patuh karantina di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Kamis (29/4/2021).
Penulis: iwan Arifianto | Editor: Daniel Ari Purnomo
Pihaknya juga berkoordinasi dengan berbagai pihak lain seperti KP3,KSOP, agen pelayaran dan lainnya.
"Kami gencarkan operasi patuh karantina hingga H+7 lebaran.
Meski tak ada penumpang namun intensitas pengiriman barang tentu meningkat sehingga kami pantau," terangnya.
Sementara seorang penumpang, Nur Amin mengaku, membawa burung kacer dewasa dari Ketapang untuk diternakan di Kota asalnya Jepara.
"Saya beli Rp200 ribu ga tau kalau harus dilengkapi dokumen," katanya.
Penumpang lain, Sartiman mengatakan, bawa empat burung murai dan kacer masing-masing dua ekor untuk dirawat di kampungnya Kebumen.
Dia beli burung itu seharga Rp200 ribu perekor.
Dia nekat bawa burung tersebut sebab kata penjualnya aman saja dibawa menyeberangi pulau lewat kapal.
"Ga tau kalau harus ada surat jadi nekat bawa saja.
Tak ada maskud apa-apa hanya hendak dirawat di Kebumen," paparnya.