Breaking News:

Berita Internasional

Media Israel Dikecam Setelah Tayangkan Momen Pria Arab Dikeroyok Massa

Menayangkan momen pengeroyokan terhadap seorang pria diduga orang Arab, media Israel menuai kecaman.

Kompas.com/Istimewa
Inilah tangkapan layar dari video yang menunjukkan seorang pria dikeluarkan paksa dari mobil dan dihajar oleh kerumunan Israel, setelah disangka berasal dari etnis Arab.(TWITTER via The Sun) 

TRIBUNJATENG.COM, TEL AVIV - Menayangkan momen pengeroyokan terhadap seorang pria diduga orang Arab, media Israel menuai kecaman.

Tampak dalam rekaman pada Rabu (12/5/2021), korban diseret keluar dari mobilnya, dalam insiden di Bat Yam.

Korban terlihat berusaha menjauh dari kerumunan.

Baca juga: Ribuan Tentara Israel Dikerahkan ke Gaza, Hamas Tebar Ancaman

Baca juga: Khutbah Jumat Singkat Iktibar Pasca Ramadan

Baca juga: Tak Ada Respons saat Dihubungi Anak di Malam Lebaran, Ternyata Ibunya Ditemukan Meninggal Dunia

Baca juga: Penganut Islam Aboge Purbalingga Berlebaran Hari Ini, Salat Id Dijaga Ketat Satgas Covid-19

Namun, mobilnya menabrak mobil lain.

Massa mengeklaim korban adalah seorang pria Arab yang tengah berusaha merusak pergerakan nasionalis mereka.

Kejadian ini memperoleh sorotan setelah media setempat Kan menyiarkan aksi penganiayaan tersebut.

Rekaman itu tidak saja mendapat kecaman dari netizen, namun Kan sebagai lembaga penyiaran negara ikut menyebarkan kekerasan.

Satu netizen di Twitter melabeli kantor berita itu sebagai "lembaga mesum yang sudah tidak bisa diperbaiki".

Si warganet geram karena media itu menyiarkan pengeroyokan terhadap terduga pria Arab di seluruh Israel.

Dilansir Russian Today Kamis (13/5/2021), pengguna internet lainnya mempertanyakan status Israel sebagai satu-satunya negara demokrasi di Timur Tengah.

Mereka menyindir "Negeri Zionis" itu mungkin satu-satunya negara yang menyiarkan langsung momen penganiayaan ke seorang pria.

"Pada titik apa kita bisa mengatakan bahwa Israel punya masalah dengan supremasi kulit putih?" tanya warganet tersebut.

Polisi dilaporkan baru tiba 15 menit setelah pengeroyokan, di mana korban tidak bergerak di tengah jalan.

Rumah Sakit Ichilov di Tel Aviv menyatakan, luka yang diderita korban sangat parah sehingga dia harus menjalani operasi. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tayangkan Momen Saat "Pria Arab" Dikeroyok Massa, Media Israel Dikecam"

Baca juga: Kopassus Terlibat Kontak Senjata di Papua, 2 Anggota KKB Tewas

Baca juga: Kreatif, Netizen Bagikan Cara Bersalaman Tanpa Menyentuh di Hari Raya Lebaran

Baca juga: Ledakan Petasan di Kebumen: Korban Tewas Diduga Meracik Petasan Sambil Merokok

Baca juga: Bukannya Bermaaf-maafan, 3 Pria Ini Malah Bawa Golok saat Sambangi Tetangga di Hari Lebaran

Editor: M Syofri Kurniawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved