Selasa, 21 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Gojek Tokopedia Merger

GoTo Perusahaan Hasil Merger GoJek dan Tokopedia : Inilah Daftar Petingginya

GoTo adalah merger Gojek dan Tokopedia, Pembentukan GoTo telah resmi diumumkan Senin 17 Mei 2019 kemarin, Siapa petinggi-petinggi di GoTo

ist
Gojek dan Tokopedia Bentuk GoTo, Grup Teknologi Terbesar di Indonesia 

TRIBUNJATENG.COM - GoJek dan Tokopedia secara resmi telah merger menjadi satu dan membentuk GoTo.

Pembentukan Grup GoTo itu secara resmi diumumkan pada hari ini, Senin (17/5/2021).

CEO Tokopedia, William Tanuwijaya, dalam unggahan di Facebooknya mengungkap alasan menggunakan nama GoTo.

"GoTo berasal dari singkatan GoJek dan Tokopedia, juga berasal dari kata gotong-royong, yang merupakan semangat di balik persatuan ini," tulis William.

Menurutnya, gabungan GoJek dan Tokopedia dengan kekuatan visi dan misi yang dimiliki akan mampu mendorong kemajuan bangsa.

Sempat Dikabarkan Hilang, Ridwan Ternyata Jadi Korban Kecelakaan Maut di Karanganyar

Baca juga: Ada Foto dan Video Porno dalam Konferensi Pers Mantan Pimpinan KPK, ICW Beberkan Ada Upaya Peretasan

Sementara itu, dalam rilisnya, GoTo mengatakan bergabungnya GoJek dan Tokopedia merupakan kolaborasi usaha terbesar di Indonesia.

"Sekaligus kolaborasi terbesar antara dua perusahaan internet dan layanan media di Asia hingga saat ini," terang GoTo dalam keterangannya.

Meski merger, ke depannya GoJek dan Tokopedia akan tetap beroperasi sebagai entitas yang berdiri sendiri, di dalam ekosistem Grup GoTo.

Dalam catatannya, Grup GoTo memiliki lebih dari dua juta mitra driver yang terdaftar per Desember 2020, 11 juta mitra usaha (merchant) per Desember 2020.

GoTo juga memiliki lebih dari 100 juta pengguna aktif bulanan (Monthly Active User/MAU) serta berkontribusi sebesar 2 persen kepada total PDB Indonesia.

"Indonesia memiliki PDB lebih dari USD 1 triliun, serta merupakan negara dengan populasi terbesar ke-empat di dunia dengan total penduduk 270 juta.

Grup GoTo akan menggarap potensi besar pertumbuhan ekonomi Indonesia – terbesar di Asia Tenggara – yang memiliki segmen kelas menengah yang terus bertumbuh pesat serta populasi muda yang sangat tanggap teknologi," ungkap Goto.

Untuk menggarap potensi pasar tersebut, GoTo telah menunjuk beberapa orang yang akan memimpin perusahaannya.

Baca juga: Gara-gara Nota, Anak Pukul Ayahnya Hingga Tewas di Penyetan Ruko Jalan Sriwijaya Semarang

Berikut susunan petinggi GoTo:

CEO Group: Andre Soelistyo dari GoJek

Presiden GoTo: Patrick Cao dari Tokopedia

CEO GoJek: Kevin Aluwi

CEO Tokopedia: CEO Tokopedia

Selain tanggung jawab di tingkat grup, Andre juga akan terus memimpin bisnis pembayaran dan layanan keuangan yang dinamakan GoTo Financial.

GoTo Financial mencakup layanan GoPay serta layanan keuangan dan solusi bisnis mitra usaha.

Ini Dia Andrea Meza, Miss Meksiko Pemenang Miss Universe 2020

Andre Soelistyo dalam keterangannya menyampaikan terimakasih karena telah diberi kepercayaan untuk memimpin Grup GoTo.

“Bagi konsumen, Grup GoTo akan hadir semakin dekat untuk memberikan lebih banyak solusi dan kemudahan dalam keseharian mereka. Ini adalah langkah selanjutnya dari perjalanan yang luar biasa GoJek dan Tokopedia," terangnya.

Sementara Patrick Cao, Presiden GoTo mengaku dirinya sangat bersemangat untuk memulai babak berikutnya.

Menurutnya, bergabungnya GoJek dan Tokopedia akan membuat bisnis grup tersebut semakin beragam dan berkelanjutan.

“Model bisnis Grup GoTo menjadi semakin beragam, stabil dan berkelanjutan," kata dia.

Mengenal Grup GoTo

SuperApp Gojek dan marketplace Tokopedia resmi mengumumkan perusahaan baru hasil kolaborasi mereka.

Perusahaan baru di bidang teknologi tersebut diberi nama Grup GoTo.

GoTo dibentuk untuk memberikan solusi dalam menjalani keseharian (go to ecosystem for daily life).

CEO Tokopedia, William Tanuwijaya mengatakan, nama GoTo sendiri berasal dari singkatan Gojek dan Tokopedia.

Tak hanya itu, ternyata nama GoTo ini juga berasal dari kata gotong royong, yang merupakan semangat dibalik persatuan dua perusahaan ini.

"GoTo berasal dari singkatan Gojek dan Tokopedia, juga berasal dari kata gotong-royong, yang merupakan semangat di balik persatuan ini," kata William dalam unggahan Instagram pribadinya @liamtanu.

  Baca juga: Resep Kupat Tahu Khas Magelang, Sajian Lain Menikmati Kupat saat Syawalan

Akan Jadi Platform Konsumen Digital Terbesar di Indonesia

Diwartakan Tribunnews.com sebelumnya, CEO Grup GoTo Andre Soelistyo mengatakan, melalui Grup GoTo, ia akan menciptakan platform konsumen digital terbesar di Indonesia.

Nantinya Grup GoTo ini akan dapat melayani sebagian besar kebutuhan konsumsi rumah tangga.

Selain itu Grup GoTo juga akan didukung dengan layanan pembayaran digital yang akan semakin mempermudah kehidupan masyarakat.

Lebih lanjut Andre mengatakan, jaringan mitra usaha dan mitra driver Grup GoTo akan saling melengkapi dan menghadirkan berbagai pilihan barang dan jasa.

"Jaringan mitra usaha serta mitra driver di dalam Grup GoTo yang saling melengkapi akan menghadirkan pilihan barang dan jasa yang tak tertandingi."

"Didukung oleh layanan pembayaran digital dan keuangan yang akan semakin mempermudah kehidupan masyarakat sekaligus meningkatkan inklusi keuangan secara signifikan," jelas Andre dalam keterangannya, Senin (17/5/2021).

Baca juga: Peruntungan Shio Hari Ini Selasa 18 Mei 2021

Melayani E-Commerce, Pengiriman Barang dan Makanan, Transportasi dan Keuangan

Perusahaan kolaborasi Gojek dan Tokopedia ini akan melayani e-commerce, pengiriman barang dan makanan, transportasi serta keuangan.

Andre pun menegaskan, hadirnya Grup GoTo ini juga akan semakin mendorong inklusi keuangan di Indonesia dan Asia Tenggara.

"Hadirnya Grup GoTo juga akan memungkinkan kami untuk semakin mendorong inklusi keuangan di Indonesia dan Asia Tenggara," tambah dia.

Tercatat, Grup GoTo memiliki lebih dari dua juta mitra driver yang terdaftar per Desember 2020.

Selain itu, ada juga 11 juta mitra usaha (merchant) per Desember 2020.

Serta lebih dari 100 juta pengguna aktif bulanan (Monthly Active User/MAU) dan berkontribusi sebesar 2 persen kepada total PDB Indonesia.

(Tribunnews.com/Faryyanida Putwiliani/Reynas Abdila)

Baca juga: Aipda Joel Bolang Menyelam 20 Menit Selamatkan Siswa SD yang Tenggelam dan Hilang Sehari di Sungai

Baca juga: Update Konflik Palestina Vs Israel, 200 Orang Tercatat Tewas dalam Seminggu

Baca juga: Gara-gara Nota, Anak Pukul Ayahnya Hingga Tewas di Penyetan Ruko Jalan Sriwijaya Semarang

Baca juga: Kekejaman Israel : Bocah 6 Tahun Ini Kehilangan Ibu dan Seluruh Saudara-Saudaranya

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved