Jumat, 10 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Internasional

Pendiri Microsoft Bill Gates Mundur dari Perusahaan di Tengah Penyelidikan Perselingkuhannya

Pendiri Microsoft itu mundur tak lama setelah Microsoft mulai menyelidiki kasus perselingkuhannya yang terjadi 20 tahun lalu, yakni pada tahun 2000.

Reuters
Pendiri Microsoft, Bill Gates 

TRIBUNJATENG.COM - Bill Gates mundur dari dewan direksi Microsoft pada tahun 2020.

Pendiri Microsoft itu mundur tak lama setelah Microsoft mulai menyelidiki kasus perselingkuhannya yang terjadi 20 tahun lalu, yakni pada tahun 2000.

Raksasa teknologi itu mengonfirmasi bahwa pihaknya telah melakukan penyelidikan setelah sebuah laporan mengungkap adanya kekhawatiran atas perilaku Gates, demikian dilansir BBC.

Baca juga: Pantas TNI-Polri Habis-habisan Buru KKB Papua, Ternyata Dapat Misi Khusus dari Presiden Jokowi

Baca juga: Rekaman Pilot Israel Batalkan Serangan Udara di Gaza Setelah Lihat Keberadaan Anak-Anak Dirilis IDF

Baca juga: Ada Foto dan Video Porno dalam Konferensi Pers Mantan Pimpinan KPK, ICW Beberkan Ada Upaya Peretasan

Baca juga: Dandim VS Ketum GNPK RI Basri Budi Utomo, Ditahan Kejari Tegal: Saya Bukan Bajingan

Hal itu disampaikan oleh juru bicara Microsoft pada Senin (17/5/2021).

Juru bicara tersebut mengatakan, pada akhir 2019, Gates telah berusaha untuk "memulai hubungan intim dengan seorang karyawan wanita" pada tahun 2000.

"Panitia sedang memeriksa kasus tersebut, dibantu oleh firma hukum luar, untuk melakukan penyelidikan menyeluruh," ujarnya.

"Selama penyelidikan, Microsoft memberikan dukungan ekstensif kepada karyawan yang menyampaikan kekhawatiran tersebut," lanjut juru bicara.

Meskipun begitu, investigasi tidak mencapai kesimpulan.

Pasalnya, Gates mengundurkan diri dari dewan sebelum penyelidikan berhasil diselesaikan.

Gates mengumumkan pengunduran dirinya dalam unggahan akun LinkedIn-nya pada Maret 2020.

Pria 65 tahun itu mengatakan, dia mengambil keputusan untuk mengundurkan diri agar dapat menghabiskan lebih banyak waktu untuk pekerjaan amalnya dengan Bill & Melinda Gates Foundation.

"Sehubungan dengan Microsoft, mundur dari dewan sama sekali bukan berarti menjauh dari perusahaan.

Microsoft akan selalu menjadi bagian penting dari pekerjaan hidup saya...

Saya merasa lebih optimis daripada sebelumnya tentang kemajuan yang dibuat perusahaan dan bagaimana hal itu dapat terus bermanfaat bagi dunia," tulis Gates.

Bertentangan dengan pernyataan Gates, Wall Street Journal melaporkan pada Minggu (16/5/2021) lalu, dewan Microsoft telah memutuskan bahwa hubungan terlarang Gates dengan seorang karyawan wanita tidaklah pantas.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved