Breaking News:

Berita Kudus

Tak Bawa Surat Bebas Corona, 25 Wisatawan Menjalani Tes Rapid Antigen‎‎

Ratusan wisatawan yang datang ke Kabupaten Kudus diminta untuk putar baik. Sebagian lainnya yang tidak membawa surat bebas Covid-19.

Penulis: raka f pujangga
Editor: rival al manaf
Istimewa
Wisatawan menjalani tes rapid antigen di perbatasan Demak-Kudus, Rabu (26/5/2021) kemarin. 

Penulis: Raka F Pujangga

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS -  Ratusan wisatawan yang datang ke Kabupaten Kudus diminta untuk putar baik.

Sebagian lainnya yang tidak membawa surat bebas Covid-19, diminta untuk menjalani tes rapid antigen.

Kapolres Kudus, AKBP Aditya Surya Dharma, menambahkan sudah ada puluhan bus dan elf yang memuat wisatawan luar daerah yang disuruh putar balik. 

Baca juga: Penyekatan Akses Masuk Kudus Diperketat, Biar Wisatawan Tak Masuk

Baca juga: Perkuat Merdeka Belajar Kampus Merdeka, Unnes Jalin Kerjasama dengan Pemkab Kudus

Baca juga: Semua Restoran di Kudus Dilarang Layani Pembeli Makan di Tempat, Sampai 8 Juni 2021

Itu adalah upaya Polres Kudus untuk mendukung Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus dalam merespon kenaikan jumlah kasus Covid-19.

"Kegiatan pembatasan ini untuk mengurangi jumlah kendaraan yang akan masuk wilayah kudus dari luar daerah. Dan kemudian kami suruh putar balik. Atau yang sekedar melintas kami alihkan lewat jalan lingkar," jelasnya, Kamis (27/5/2021).

Pelarangan melintas itu berlaku untuk bus dan travel pariwisata atau kendaraan pembawa penumpang wisata yang memasuki kota Kudus.

Makanya penyekatan dilakukan pada area di perbatasan Kudus - Demak pada hari Rabu (26/5/2021).

Tak hanya itu, Polres Kudus juga melakukan pengecekan tes rapid antigen secara random terhadap kendaraan plat luar yang akan masuk wilayah kudus. 

Untuk pendataan dan langkah antisipasi dini terhadap kemungkinan penularan virus Covid-19 yang dibawa oleh orang luar Kudus

"Sore ini ada 25 wisatawan yang terpaksa dites karena tak membawa surat keterangan bebas Covid-19. Dari kesemuanya itu hasilnya negatif," pungkasnya.

Bupati Kudus HM Hartopo menyebut penyekatan yang dilakukan Polres Kudus beserta tim gabungan dari Dishub itu untuk mengecek kendaraan luar daerah yang masuk ke wilayah Kudus. Terutama yang memiliki tujuan wisata.

Baca juga: Nasib Keluarga Pengusaha Kudus Undang Dewi Perssik Acara Khitanan Anak

Baca juga: Tingkatkan Pelayanan Publik, Bupati Kudus HM Hartopo Tandatangani MoU Bersama Mitra Kerja‎

Baca juga: Rumah Pengundang Dewi Perssik di Kudus Didatangi Satgas Covid-19, Sekeluarga Swab Test Antigen

"Mereka langsung di Rapid Antigen. Jika ada yang reaktif langsung diisolasi. Namun jika itu luar daerah langsung putar balik," terangnya.

Sementara terkait antisipasi penyebaran Covid-19, pihaknya akan mengoptimalkan Jogo Tonggo.

Selain itu juga kampung siaga yang telah digagas Polri, yang bersinergi dengan PPKM mikro yang telah dibentuk. (raf)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved