Berita Kriminal
Dadang Buaya Datangi Koramil dan Polsek Bawa Golok dan Serang Petugas, Alasannya Terungkap
Karena terpengaruh minuman keras seorang pria di Kampung Cibera Kecamatan Cibalong Kabupaten Garut mendatangi markas polisi dan TNI dengan golok.
TRIBUNJATENG.COM, GARUT - Karena terpengaruh minuman keras seorang pria di Kampung Cibera Kecamatan Cibalong Kabupaten Garut mendatangi markas polisi dan TNI dengan golok.
Ia bahkan sempat mengancam dan menyerang petugas jaga.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam serangan tersebut.
Setelah itu pelaku yang bernama Dadang (45) alias Dadang Buaya ditangkap aparat gabungan dari Koramil dan Polsek Pamengpeuk, Garut.
Baca juga: Kades di Garut Korupsi Dana Desa untuk Hidupi 2 Istri, Namun Cuma Istri Pertama yang Buron
Baca juga: 109 Rumah Warga Terdampak Longsor di Cipager Garut
Baca juga: Pak RT Tewas demi Lindungi Anak dari Serangan Membabi Buta Adik Ipar, Berawal Teguran soal Salat Id
Baca juga: Tak Diundang, Rombongan Polisi dan TNI di Sragen Hadiri Hajatan Warga, Kawal Pelaksanaan Swab Massal
Dia sebelumnya mendatangi markas Koramil Pamengpeuk sambil membawa senjata tajam dan Polsek Pamengpeuk.
Kasubag Humas Polres Garut, Iptu Muslih Hidayat yang dihubungi, Sabtu (29/5/2021), lewat telepon genggamnya membenarkan adanya seorang warga yang diamankan setelah sebelumnya sempat mendatangi markas Koramil Pamengpeuk sambil membawa senjata tajam.
Bersama sejumlah temannya, ia datang untuk mencari seorang anggota TNI dan juga mendatangi Polsek Pamengpeuk untuk mencari seorang anggota polisi.
Kejadian ini, menurut Muslih berawal pada Jumat (28/5/2021) pagi sekitar pukul 07.00 pagi.
Saat itu Jaka (54) seorang nelayan warga Desa Mancagahar yang baru pulang melaut, berpapasan dengan Dadang di ruas jalan Pamengpeuk-Cikelet, tepatnya di pertigaan menuju objek wisata Sayang Heulang.
"Mereka hampir bertabrakan, karena Dadang membawa motor bukan di jalurnya, lalu Jaka menegurnya," kata Muslih.
Dadang yang dalam kondisi mabuk minuman keras, rupanya tidak terima ditegur oleh Jaka dan langsung turun dari motornya dan langsung menghampiri Jaka hingga menodongkan pisau ke leher Jaka sambil menampar Jaka.
"Perselisihan berlanjut cekcok mulut antara keduanya di depan sebuah hotel, Jaka lalu meminta bantuan adiknya yang juga anggota TNI yang kebetulan sedang cuti,"katanya.
Di depan hotel tersebut, menurut Muslih kembali terjadi cekcok antara Dadang Buaya dan adik Jaka yang juga anggota TNI hingga terjadi perkelahian.
Warga yang menyaksikan perkelahian tersebut, menurut Muslih, melaporkan kejadian tersebut kepada Babinkamtibmas Desa Mancagahar yaitu Bripka Dedi yang langsung datang ke lokasi dan berusaha melerai.
Namun, Bripka Dedi malah menjadi sasaran emosi Dadang Buaya yang tengah mabuk berat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/janji-masukkan-korban-jadi-pegawai-nasrudin-berseragam-pt-kai-ditangkap-polisi_20160401_140020.jpg)