Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Andika Perkasa

Pidato 4 Menit Jenderal TNI Andika Perkasa Viral: Kalau Masih Ada Laporan, Siap-siap Saja!

Calon kuat panglima TNI itu meminta bawahannya tidak perlu meragukan keseriusannya dalam kebijakan penghapusan iuran tersebut

Penulis: Abduh Imanulhaq | Editor: muslimah
Tribunnews.com/Gita Irawan
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa 

TRIBUNJATENG.COM – Rekaman video pidato Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa viral di media sosial

Video berdurasi 4 menit 14 detik berisi sikap tegasnya mengenai penghapusan iuran pendidikan tentara.

Ultimatum disampaikan KSAD Andika Perkasa dalam rapat pimpinan (Rapim) TNI AD 2021 yang berlangsung secara luring dan daring, Sabtu (29/5).

Sikap tegas Jenderal Andika bahkan dibarengi dengan ancaman hingga mengucapkan kata: awas!

“Saya tidak ingin lagi ada iuran, apa pun alasannya. Kita dulu waktu pendidikan pertama, tidak ada iuran-iuran. Dinas, Aspers dalam hal ini, sudah merencanakan (penganggaran). Ada uang makan, ada uang saku, atau apa pun namanya sebelum dilantik sudah ada,” tandasnya.

Baca juga: Innalillahi Wa Innailahi Rojiun Kiai Jadzab asal Rembang KH Abdullah Afif bin Zubaidi Tutup Usia

Baca juga: Tak Hanya Nyeri Dada, Ini 11 Tanda Gejala Penyakit Jantung, Kulit dan Kuku pun Bisa Jadi Tanda

Sebelumnya Jenderal Andika menyinggung kehadiran panglima-panglima kodam yang membawahi Rindam, komandan Kodiklat, gubernur Akmil, komandan Secapa, dan komandan Sesko baik secara luring maupun daring.

Mereka disebut mengingat jabatannya merupakan penanggung jawab di berbagai tingkatan pendidikan ketentaraan.

Jenderal Andika menegaskan akan menganggap mereka tahu jika masih ada iuran di lembaga-lembaga pendidikan yang dipimpin masing-masing.

“Kita harus perbaiki, nggak perlu dikoordinir (pakai iuran). Kalau mereka mau jajan, buka kantin, beli aja masing-masing,” paparnya.

Kebijakan itu harus dilakukan untuk menutup ruang bagi “petualang-petualang” supaya tidak beraksi lagi.

Jenderal Andika kemudian mengeluarkan lagi ancamannya.

“Kalau saya masih dengar, ada laporan, saya anggap komandannya tahu. Berarti akan ada konsekuensi,” tandasnya.

Masih belum cukup, ultimatum yang sama disampaikan lagi sebelum Jenderal Andika menutup pidatonya.

“Sampai saya terima laporan, awas! Saya kasih waktu dua minggu. Masing-masing komandan tadi beresin, telusuri ke bawah,” ungkapnya.

Calon kuat panglima TNI itu meminta bawahannya tidak perlu meragukan keseriusannya dalam kebijakan penghapusan iuran tersebut.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved