Breaking News:

Berita Purbalingga

Tak Pernah Kapok, Sudah Tiga Kali Masuk Bui, Polres Purbalingga Tangkap Lagi Residivis Kasus Narkoba

Satres Narkoba, Polres Purbalingga berhasil mengamankan AYA (42), warga Kabupaten Jember, Jawa Timur atas kasus penyalahgunaan narkoba.

ISTIMEWA
Kabag Ops Kompol Pujiono didampingi Kasat Reserse Narkoba AKP Mufti Is Efendi dan Kasubbag Humas Iptu Widyastuti, saat ungkap kasus seorang karyawan swasta warga Kabupaten Jember, Jawa Timur atas kepemilikan sabu, Rabu (2/6/2021). 

Penulis: Permata Putra Sejati 

TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA - Satuan Reserse Narkoba, Polres Purbalingga berhasil mengamankan AYA (42), seorang karyawan swasta warga Kabupaten Jember, Jawa Timur atas kasus penyalahgunaan narkotika. 

Pelaku diamankan dengan barang bukti 14,44 gram narkotika jenis sabu.

Kabag Ops Polres PurbaIingga, Kompol Pujiono, mengatakan barang bukti dikemas dalam lima paket. 

"Dia diamankan di wilayah Desa Babakan Kecamatan Kalimanah, pada Senin (24/5/2021) sekira jam 02.30 WIB," jelas Kabag Ops kepada Tribunjateng.com sebagaimana dalam rilis. 

Dijelaskan tersangka merupakan residivis kasus narkoba dan pernah menjalani tiga kali hukuman kasus serupa di wilayah Jawa Timur. 

Bahkan tersangka masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) dari salah satu polres di Jawa Timur terkait kepemilikan 60 gram sabu.

Baca juga: Telur Setengah Matang 25 Ribu, Es Teh Rp 90 Ribu, Ini Keanehan Harga Makanan di Puncak yang Viral

Baca juga: Jeritan Minta Tolong Jam 2 Pagi Sebelum Mayat Remaja Putri Ditemukan: Termutilasi, Tubuh Terbakar

Baca juga: Hanya gara-gara Saling Pandang, Driver Ojol Babak Belur Dikeroyok 7 Orang di Warung Ayam Goreng

Baca juga: Video ODGJ Serang Pengguna Jalan Imam Bonjol Semarang Pakai Batu

"Dari pengakuannya tersangka membeli narkotika jenis sabu kepada seseorang di wilayah Surabaya. 

Kemudian dikemas menjadi beberapa paket untuk dipakai sendiri dan dijual lagi kepada orang lain," katanya. 

Selain 14,44 gram sabu dalam lima paket diamankan juga satu timbangan digital merk Onemed, satu alat hisap sabu, buku tabungan milik tersangka, satu unit telepon genggam, tas cangklong merk Eiger dan satu unit sepeda motor.

Kepada tersangka dikenakan Pasal 114 ayat (2) atau Pasal 112 ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. 

Ancaman hukuman pasal tersebut yaitu paling singkat 5 tahun penjara dan paling lama 20 tahun penjara. 

Selain itu, denda mulai Rp. 800 juta sampai Rp. 10 Miliar. (*) 

Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: moh anhar
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved