Berita Regional
PDIP Cabut Dukungan ke Bupati Alor Pasca Video Marah Kepada Risma, Amon: Mereka Cuma Punya 4 Kursi
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) mencabut dukungan terhadap Bupati Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), Amon Djobo.
Dia juga menyesalkan sikap PDIP yang terpengaruh dengan rekaman video yang diunggah secara tidak utuh.
Unggahan video yang viral itu, hanya merekam saat amarahnya memuncak tanpa memperhatikan substansi persoalan.
Meski begitu, Amon juga berterimakasih kepada PDI-P yang telah memberikan dukungan pada pemilihan kepala daerah tahun 2017 lalu.
Amon menjelaskan, dalam video tersebut, dirinya sama sekali tidak pernah menyudutkan atau menyebutkan nama PDI Perjuangan.
Apalagi, kemarahannya itu lantaran adanya kesalahan dalam tata kelola penyaluran bantuan kepada korban bencana Badai Seroja yang dilakukan Kementrian Sosial.
"Harusnya video itu ditampilkan secara utuh, bukan pas saat saya marah."
"Karena setelah selesai marah, kami saling memaafkan," ujar Amon.
Baca juga: Sinopsis Nerve Bioskop Trans TV Pukul 21.30 WIB Permainan Misterius Taklukan Tantangan
Baca juga: Conte Dikabarkan Jalin Komunikasi Serius dengan Tottenham Setelah Berpisah dengan Inter Milan
Baca juga: Kisah Suwanto Disabilitas Semarang Bangun Bengkel Modifikasi Motor Roda Tiga, Modalnya Ilmu Titen
Baca juga: Pemilik Kedai Viral di Puncak Bogor Mengaku Salah Hitung dan Siap Kembalikan Uang Pelanggan
Sehingga Amon Djobo pun mempertanyakan, motivasi di balik orang yang memviralkan video tersebut dan hanya mengunggah bagian ketika dia memarahi kedua staf Kementrian Sosial.
"Yang pastinya dalam waktu dekat ini, kita akan laporkan pembuat video itu ke polisi."
"Karena itu kejadian sudah dua bulan lalu, kenapa baru disebar sekarang. Lagian kami sudah saling memaafkan," kata Amon.(*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bupati Alor Sesalkan PDI-P Cabut Dukungan Hanya karena Video Viral yang Tak Utuh"