Breaking News:

Berita Regional

PDIP Cabut Dukungan ke Bupati Alor Pasca Video Marah Kepada Risma, Amon: Mereka Cuma Punya 4 Kursi

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) mencabut dukungan terhadap Bupati Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), Amon Djobo.

Editor: rival al manaf
Surya/dok
Bupati Alor Amon Djobo marah ke Mensos Tri Rismaharini karena bansos. Berikut ini sosoknya. 

TRIBUNJATENG.COM, ALOR - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) mencabut dukungan terhadap Bupati Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), Amon Djobo.

"Surat pencabutan rekomendasi dan dukungan itu dikeluarkan hari ini dan ditandatangani oleh Sekjen PDI Pak Hasto. Surat itu ditujukan kepada kami," ungkap Ketua DPRD Kabupaten Alor Enny Anggrek Rabu (2/6/2021) malam.

Enny yang merupakan Ketua DPC PDI-P Kabupaten Alor menjelaskan, terdapat empat poin penting dalam surat tersebut.

Di antaranya, PDI-P mencabut rekomendasi dari dukungan kepada bupati dan wakil bupati Alor, pasangan Amon Djobo-Imran Duru.

Baca juga: Penyebar Video Viral Bupati Alor Marahi Staf Kemensos Akan Dilaporkan ke Polisi

Baca juga: Sepak Terjang Amon Djobo Bupati Alor yang Marahi Staf Kemensos, Pernah Ancam Tembak Mati Anggota TNI

Baca juga: Penjelasan Mensos Tri Rismaharini soal Video Kemarahan Bupati Alor

Baca juga: Viral Video Bupati Alor Marah ke Mensos Tri Rismaharini Karena Bantuan Disalurkan Lewat Parpol

Langkah mencabut dukungan diambil karena bupati bukan kader PDI-P.

Kemudian mencabut surat DPP PDIP Nomor: 3628/IN/DPP/XI/2017, 30 November 2017, perihal rekomendasi calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Alor pada Pilkada Serentak 2017 dan dinyatakan tidak berlaku.

Meanggapi hal tersebut Bupati Alor, Nusa Tenggara Timur Amon Djobo, menyesalkan sikap DPP PDI-P yang menarik dukungan terhadap dirinya Apalagi pencabutan dukungan hanya didasarkan pada potongan video yang beredar luas di publik.

Meski begitu kata Amon, pencabutan rekomendasi dan dukungan tersebut adalah hak PDI Perjuangan.

'"Kalau itu sah-sah saja kalau PDI-P mencabut dukungan," ujar Amon Kamis (3/6/2021) malam.

Menurut Amon yang telah menjabat selama dua periode itu, pencabutan dukungan tersebut tidak memengaruhi jabatan bupati yang saat ini sedang diembannya.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved