Breaking News:

Berita Semarang

Satpol PP Kota Semarang Janji Tindak Tegas Pelanggar Prokes, Inilah Ancamannya

Sejumlah tempat makan di pusat Kota Semarang, sekitar Jalan Imam Barjo, masih tampak ramai pada Jumat (4/6) dini hari.

Editor: Catur waskito Edy
Istimewa
Satpol PP Kota Semarang menertibkan PKL di Jalan Pahlawan dan Jalan Imam Barjo, sekaligus razia masker, Sabtu (3/10/2020) malam. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sejumlah tempat makan di pusat Kota Semarang, sekitar Jalan Imam Barjo, masih tampak ramai pada Jumat (4/6) dini hari.

Beberapa pengunjung yang tengah menikmati penghujung pagi di satu tempat kuliner tampak menaati protokol kesehatan (prokes).

Namun, sebagian pengunjung lain tapak tak mematuhi prokes, dan asyik berbincang tanpa mengenakan masker. Mereka berdalih lupa, bahkan menganggap enteng covid-19.

Mulai kurangnya kepatuhan prokes di masyarakat itupun diakui Kasatpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto.

"Terkonfirmasi positif covid-19 naik, bahkan bertambah 677 orang hari ini (Kamis-Red).

Untuk itu, masyarakat wajib mematuhi protokol kesehatan," katanya.

Ia sangat berharap, angka covid-19 di Kota Semarang turun dan tidak terjadi peningkatan.

"Maka dari itu kami mohon masyarakat patuh. Kasihan Wali Kota Semarang yang terus mengimbau dan bergerak lewat sejumlah program untuk menekan angka penularan covid-19," paparnya.

Guna menakan angka penularan covid-19, Fajar pun berjanji akan memberi tindak tegas, dan akan melakukan penertiban ke pedagang atau tempat tongkrong.

"Kami akan bertindak tegas. Kalau ada kerumunan di tempat makan akan kami bubarkan dan kami angkut," tandasnya.

Menurut dia, dari beberapa kali operasi yustisi yang digelar, ia masih menemukan pedagang nekat yang membiarkan terjadi kerumunan.

"Seperti operasi yustisi pada Kamis (3/4) malam, di Jalan Imam Barjo, kami menemui hal itu. Tolonglah bagi pedagang jangan ndablek, patuhi aturan untuk menekan angka covid-19," tukasnya. (bud)

Baca juga: Kisah Penunggang Kuda Besi Pemburu Kecepatan di Jalanan Kota Semarang Mayoritas Berusia Tanggung 

Baca juga: Bolehkah Ikut Rekrutmen Lagi, 484 Pegawai Non-ASN Diputus Kontrak Seusai Lebaran? Ini Jawaban Hendi

Baca juga: BERITA LENGKAP Update Kudus : Desa Zona Merah Dijaga Tujuh Tentara hingga Nakes Sembuh dari Covid-19

Baca juga: Kenapa Keputusan Indonesia Soal Haji 2021 Viral di Saudi? Ini Tanggapan Otoritas Kerajaan Arab Saudi

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved