Berita Internasional
Aksi Brutal Milisi Burkina Faso, 138 Orang Tewas Dibantai Saat Dini Hari
Kelompok milisi membantai warga di utara Burkina Faso pada Sabtu (5/6/2021) kemarin. Aksi brutal tersebut menewaskan 138 orang.
TRIBUNJATENG.COM, OUAGADOUGOU - Kelompok milisi membantai warga di utara Burkina Faso pada Sabtu (5/6/2021) kemarin.
Aksi brutal tersebut menewaskan 138 orang.
Selain itu, serangan milisi juga mengakibatkan puluhan orang lain terluka.
Serangan yang dilakukan oleh milisi di Burkina Faso ini merupakan yang paling mematikan sejak 2015 silam.
Burkina Faso adalah sebuah negara di Afrika Barat yang terkurung daratan. Negara ini berbatasan dengan Mali di sebelah utara; Togo dan Ghana di selatan; Niger di timur, Benin di tenggara; dan Pantai Gading di barat daya, sebagaimana dilansir dari Wikipedia.
Pemerintah Burkina Faso sendiri langsung menetapkan hari berkabung nasional selama tiga hari atas pembantaian yang dilakukan oleh para milisi tersebut.
Presiden Roch Marc Christian Kabore mengecam serangan di dekat perbatasan dengan Mali dan Niger itu.
Para milisi yang terkait dengan Al Qaeda dan ISIS menargetkan warga sipil dan tentara di sana.
"Beberapa yang terluka meninggal karena luka mereka dan jenazah baru telah ditemukan.
Jumlah korban sementara masih 138," kata seorang ofisial pada Sabtu malam, dikutip dari AFP.
"Mayat-mayat itu dikubur di kuburan massal," lanjutnya seraya menambahkan ada puluhan orang terluka.
Sementara itu Kabore yang mengecam pembantaian di desa Solihan menyerukan, "Kita harus tetap bersatu dan solid melawan kekuatan obskurantis ini."
Pemerintah menyatakan, para milisi membunuh warga sipil dari segala usia, dan membakar rumah-rumah serta pasar utama.
Stephane Dujarric juru bicara Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyampaikan amarah dan kecaman keras atas pembantaian ini.
"(Guterres) mengecam keras serangan keji dan menekankan perlunya masyarakat internasional untuk menambah dukungan kepada Negara-negara Anggota dalam perang melawan ekstremisme kekerasan dan korban manusia yang tidak dapat diterima," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ilustrasi-teroris_20160831_004920.jpg)