Breaking News:

Berita Karanganyar

Empat Kecamatan di Karanganyar Tidak Ada SMA Negeri, Dinas Pendidikan Sediakan Jalur Zonasi Khusus

Jalur zonasi khusus diperuntukan kepada siswa lulusan SMP di kecamatan yang tidak ada SMA/SMK Negeri atau salah satunya. 

TRIBUN JATENG/AGUS ISWADI
SMK Negeri I Karanganyar 

Penulis: Agus Iswadi

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI Jawa Tengah menyediakan jalur zonasi khusus bagi lulusan SMP di Kabupaten Karanganyar yang tidak ada SMA/SMK Negeri di kecamatannya. 

Berdasarkan data yang dihimpun Tribunjateng.com, ada empat kecamatan yang tidak memiliki SMA/SMK Negeri.

Empat kecamatan itu meliputi, Kecamatan Jatiyoso, Tawangmangu, Jaten dan Tasikmadu. 

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI Jateng, Suratno menyampaikan, jalur zonasi khusus diperuntukan kepada siswa lulusan SMP di kecamatan yang tidak ada SMA/SMK Negeri atau salah satunya. 

Siswa lulusan SMP yang tidak memiliki SMA/SMK di kecamatannya diberikan pilihan sekolahan yang berdekatan dengan tempat tinggal siswa.

Baca juga: Gara-gara Antrean Menu BTS Meal, McDonalds Tegal Ditutup

Baca juga: Ria Ricis Buat 5 Vlog Tentang Wafatnya Sang Ayah, Tak Matikan Iklan Seperti Oki Setiana Dewi

Baca juga: Viral Sejoli Mesra di Kebun Teh Kemuning, Polisi Sebut Sudah Dapatkan Identitas Pengunggah

Baca juga: ABG 15 Tahun Dilarikan ke Rumah Sakit Setelah Main dengan PSK, Begini Ceritanya

Semisal warga Kecamatan Jaten dapat memilih sekolahan yang berada di Kecamatan Kebakkramat maupun Kecamatan Karanganyar

"Kuotanya (jalur zonasi khusus) 10 persen dari daya tampung sekolahan," katanya saat dihubungi Tribunjateng.com, Rabu (9/6/2021). 

Cabang dinas telah melakukan pemetaan terhadap wilayah yang tidak memiliki SMA/SMK Negeri.

Penerimaan siswa baru melalui jalur zonasi khusus tetap menggunakan jarak sesuai alamat siswa pada kartu keluarga dengan sekolah. 

"Kita sudah memetakan, Kalau Jatiyoso dimasukan ke sekolah mana. Tawangmangu dimasukan sekolah mana, tidak harus ke beberapa sekolah. Ada yang satu sekolah karena pertimbangan geografis seperti Tawangmangu paling dekat dengan Karangpandan. Jaten dekat dengan Kebakkramat dan Karanganyar, bisa masuk di dua sekolahan itu," jelas Suratno. 

Dia menuturkan, ada empat jalur dalam pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA/SMK Negeri. Pendaftaran PPDB bisa diakses melalui lama https://ppdb.jatengprov.go.id.

Baca juga: Anaknya Menderita Hedrosefalus, Ati Warga Kebondalem Banjarnegara Berjuang Sendiri Hidupi Keluarga

Baca juga: Penghasilan Tiba-tiba Melejit hingga 50 Juta, Warga Desa Mengira Siboen Pakai Pesugihan, Faktanya?

Baca juga: Launching Ruang Audio Visual Disarpus, Bupati Karanganyar: Jangan Alih Fungsi Jadi Tempat Karaoke

Kuota jalur zonasi reguler paling sedikit 55 persen dari daya tampung sekolahan, jalur afirmasi paling sedikit sebesar 20 persen, jalur prestasi paling banyak 20 persen dan jalur perpindahan orang tua paling banyak 5 persen. 

Lebih lanjut, bagi sekolahan yang tidak termasuk jalur zonasi khusus, kuota jalur zonasi reguler tetap sama yakni 55 persen dari daya tampung sekolah.

Tahapan pembukaan pendaftaran PPDB dimulai pada 21-24 Juni 2021. Sedangkan evaluasi pemeringkatan dan penyaluran dilakukan pada 25-26 Juni 2021. Pengumuman hasil PPDB online dilakukan pada 26 Juni 2021. (*)

Penulis: Agus Iswadi
Editor: moh anhar
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved