Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Sragen

Waspadai Modus Maling Spesialis Tas di Dalam Mobil, Pelaku Berdalih Ban Kempes agar Pengemudi Turun

Abdul Hamid, pelaku spesialis pencurian tas di dalam mobil. Modusnya, meminta pengemudi menghentikan kendaraan roda empat dengan dalih ban kempes.

Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: moh anhar

Penulis : Mahfira Putri Maulani

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Abdul Hamid (30) ketakutan ketika bertemu korban yang telah ia rampas tasnya di Jalan Solo-Purwodadi Sragen

Matanya nampak berkaca-kaca sembari mengucapkan permintaan maaf.

Dalam gelar perkara di Mapolres Sragen pelaku hanya bisa menunduk kepala sembari meminta maaf.

Baca juga: Diduga Mencuri HP, Pria 40 Tahun Dipukuli Warga di Gunungpati Semarang

Baca juga: Langsung Dibawa ke Donohudan, 5 Pedagang Asal Jepara Ketahuan Positif Covid-19 di Pasar Cenderamata

Baca juga: Semarang Zoo Tetap Buka, Ada Wahana Waterboom, Selama Pandemi Airnya Dijaga Agar Steril

Abdul Hamid merupakan pelaku spesialis pencurian dengan modus mengentikan kendaraan roda empat dengan dalih ban kempes dan alasan lain.

Pelaku melakukan pencurian dengan modus tersebut sebanyak lima kali di jalan yang sama.

Sehingga diperkirakan korban sebanyak lima orang.

Dua korban diantaranya telah melaporkan ke Polsek Gemolong, yakni Prapti, warga Kecamatan Sumberlawang, dan Susilo,  warga Kecamatan Gemolong.

Salah satu korban marah-marah ketika melihat pelaku di gelar perkara di Mapolres Sragen.

Sontak pelaku ketakutan dan meminta maaf kepada korban.

Mengincar Pengendara Sendirian

Diberitakan Tribunjateng.com sebelumnya, pelaku telah ditangkap enam hari setelah melakukan aksinya yang terakhir (2/6/2021) lalu.

Baca juga: Tekad Ganjar soal Perkawinan Anak di Jateng: Tak Hanya Turunkan, Tapi Hapuskan

Baca juga: Kronologi Kecelakaan Bus Sumber Selamat Vs Truk Pertamina di Sragen, Dua-duanya Melaju Kencang

Baca juga: Chacha Frederica Gandeng Praktisi Kesehatan Spesialis Anak Perangi Stunting di Kendal

Warga Jalan Pejompongan  RT 10/7, Tanahabang, Jakarta Pusat itu ditangkap di kediaman istrinya, di Dukuh Munggur RT 16, Desa Jenalas, Gemolong Sragen.

Ketika press release di Mapolres Sragen, pelaku mengaku memang mengincar pengendara mobil yang sendirian.

Agar aksinya lebih mudah ketika mengambil tas korban di dalam mobil.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved