Breaking News:

Berita Semarang

Lapak Miras di Ki Mangunsarkoro Diobrak-abrik Petugas, Pengunjung Panik Stater Motor Gak Nyala-nyala

Operasi yustisi untuk menegakan Perwal terkait pembatasan jam buka tempat hiburan dan penerapan protokol Kesehatan.

Penulis: budi susanto | Editor: rival al manaf
Tribun Jateng/ Budi Susanto
Para pengunjung di lapak sepanjang Jalan Kimangunsarkoro Kota Semarang berhamburan saat didatangi petugas gabungan, Minggu (13/6/2021) dini hari. 

Penulis : Budi Susanto

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Operasi yustisi untuk menegakan Perwal terkait pembatasan jam buka tempat hiburan dan penerapan protokol Kesehatan, yang digelar petugas gabungan menyasar ke sejumlah titik di Kota Semarang.

Selain tempat hiburan malam, operasi yang digelar Sabtu (12/6) malam hingga Minggu (13/6) dini hari itu, juga menyasar sejumlah titik yang dipadati masyarakat.

Seperti di Jalan Kimangunsarkoro, kawasan Simpang Lima, hingga Kota Lama Semarang turut disisir oleh petugas gabungan.

Baca juga: Dalam 13 Hari 9 Tempat Hiburan Disegel Sementara Oleh Satpol PP Kota Semarang

Baca juga: 281 Orang Terjaring Operasi Premanisme di Semarang, Ada Juru Parkir Liar, Pak Ogah, Calo

Bahkan di Jalan Kimangunsarkoro, sejumlah lapak penjual minuman keras diobrak-abrik oleh petugas lantaran melanggar aturan dan dipadati pengunjung.

Pengunjung di lapak-lapak penjual minuman keras, di Jalan Kimangunsarkoro yang mayoritas anak muda pun tunggang langgang saat petugas datang.

Sebut saja Rohmat satu di antara pengunjung di lapak penjual minuman keras di Jalan Kimangunsarkoro, ia nampak panik saat petugas gabungan datang.

Berulang kali ia mencoba menyalakan mesin kendaraannya, namun usahanya gagal meski sekuat tenaga kakinya mengengkol tuas starter roda duanya.

“Ayo dibantu malah diam saja, dorong-dorong,” katanya kepada rekannya yang juga nampak panik, Minggu (13/6/2021) dini hari.

Mendengar hal itu, rekannya yang mengenakan kaos hitam langsung menghampiri dan mendorong kendaraan berwarna hitam yang ditunggangi Rohmat.

Ia bersama rekannya pun ngacir usai mesin kendaraan menyala, dan meninggalkan lokasi yang tengah ditertibkan petugas.

sejumlah pengguna jalan yang melihat penertiban, langsung menyoraki lantaran kesal banyaknya penjual minuman keras di lokasi tersebut.

Baca juga: Video 281 Preman Terjaring Operasi di Semarang

Baca juga: Bocah Semarang Jadi Spesialis Pencuri Susu Minimarket , 1 Menit Gasak Empat Dus Susu

“Bersihkan saja pak, setiap hari isinya mabuk-mabukan, bikin resah saja,” kata Andre yang saat itu melintas.

Dilanjutkan pria berperawakan gempal itu, banyak lapak penjual minuman keras di Jalan Kimangunsarkoro, dan sudah lama beroprasi.

“Padahal depannya Masjid tapi ya tetap saja dijadikan tempat untuk minum minum, apa tidak pada mikir,” ucapnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved