Breaking News:

Berita Pendidikan

Tingkatkan Soft Skill Mahasiswa, BEM Psikologi USM Gelar LDK

Dekan Fakultas Psikologi USM, L Rini Sugiarti mengatakan, bahwa tujuan dari LDK ini adalah melatih dan mempersiapkan mahasiswa untuk menjadi seorang p

Penulis: m zaenal arifin | Editor: m nur huda
Istimewa
Rektor USM, Andy Kridasusila, memberikan materi dalam Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) yang digelar BEM Fakultas Psikologi USM, Minggu (13/6/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Menjadi mahasiswa di saat pandemi harus kreatif, inovatif, solutif, produktif, dan mengikuti perubahan yang ada.

Hal itulah yang mendorong Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Psikologi Universitas Semarang (USM) menggelar Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) yang diikuti 156 mahasiswa, Sabtu-Minggu (12-13/6/2021).

Dekan Fakultas Psikologi USM, L Rini Sugiarti mengatakan, bahwa tujuan dari LDK ini adalah melatih dan mempersiapkan mahasiswa untuk menjadi seorang pemimpin.

"LDK yang digelar oleh BEM Psikologi USM ini bertujuan untuk melatih menjadi seorang pemimpin, menambah soft skill mahasiswa dan kami dari fakultas sangat mendukung kegiatan ini," kata Rini, Minggu (13/6/2021).

Ia menuturkan, dengan adanya peningkatan penyebaran Covid-19 di Kota Semarang dan sekitarnya seperti Demak, Kudus, Grobogan, dan Kendal, mahasiswa harus tetap aktif dalam pembelajaran walaupun dilakukan secara daring.

Panitia LDK, Reza Maulana mengungkapkan, para peserta LDK mendapatkan materi motivasi, leadership, kode etik, teknik negosisasi, manajemen konflik, pengambilan keputusan dan teamwork.

Pemateri pada LDK ini antara lain Rektor USM Andy Kridasusila, dan para dosen di antaranya Soiful Hadi, Markus Nanang Irawan, Lukman Nur Hakim, Anna Dian Savitri, Yudi Kurniawan dan Sentot Banyuaji.

Dalam pemaparannya, Rektor USM Andy Kridasusila mengatakan bahwa seorang pemimpin harus memiliki 5As yaitu kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas, kerja tuntas, dan kerja pantas.

“Seorang pemimpin ketika di depan harus memberikan contoh, saat di tengah memberikan semangat kepada yang pimpin, dan jika di belakang mendorong, sebagaimana yang diajarkan oleh Ki Hajar Dewantoro Ing ngarso sung tulodho, ing madyo mangun karso, tut wuri handayani," paparnya.

Sementara Soiful Hadi menyampaikan materi motivasi dan sekaligus sosialisasi terkait dengan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang mana ini kesempatan yang baik bagi mahasiswa USM untuk bersaing dengan perguruan tinggi lain dalam meningkatkan kompetensi dan pengalaman. (Nal)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved